Separuh Wanita di Jerman Jadi Korban Pelecehan Seksual

oleh
banner 300250

Jerman, suarabali.com – Satu dari dua wanita di Jerman telah mengalami beberapa bentuk pelecehan seksual, sebuah survei YouGov yang baru dirilis menunjukkan. Jajak pendapat tersebut muncul di tengah kemarahan global atas tuduhan penyerangan seksual dilakukan seorang tokoh papan atas Hollywood, Harvey Weinstein.

Empat puluh tiga persen wanita yang disurvei di Jerman mengatakan bahwa mereka telah dilecehkan secara seksual atau disalahgunakan setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka dibandingkan dengan 12 persen pria.

Hampir satu dari lima pria di Jerman mengakui tindakan mereka “bisa dianggap tidak patut atau kasar secara seksual” oleh orang lain. Hanya 6 persen wanita yang disurvei mengaku melakukan hal yang sama.

Lebih dari 2.000 orang ambil bagian dalam survei tersebut.

Menurut survei tersebut, bentuk pelecehan yang paling umum adalah sentuhan yang tidak tepat, sekitar 28 persen, diikuti oleh ucapan sugestif, dengan 24 persen.

Survei tersebut menemukan bahwa 14 persen insiden pelecehan terjadi di tempat umum, dibandingkan dengan 10 persen di tempat kerja.

Survei YouGov, yang ditugaskan oleh kantor berita Jerman, muncul setelah serangkaian pelecehan seksual dan tuduhan penyerangan seksual dilakukan oleh figur beken Hollywood, Harvey Weinstein.

Lebih dari tiga lusin wanita, termasuk aktor Gwyneth Paltrow dan Angelina Jolie, telah menuduh Weinstein pernah melakukan pelecehan saat awal karir mereka naik sebagai artis muda. Aktris dan sutradara Asia Argento dan Rose McGowan menuduh produser itu melakukan pemerkosaan.

Skandal tersebut, yang telah terjadi puluhan tahun yang lalu, telah mendorong pengguna media sosial secara global untuk berbagi cerita tentang pelecehan dan pelecehan seksual di bawah berbagai hashtag, dengan yang berbahasa Inggris bernama #MeToo.

Kampanye tersebut telah menimbulkan tanggapan dalam bentuk #IDidThat, di mana mantan peleceh dan penyiksa mengenali dan mengakui perilaku mereka. (Hsg)