Seniman Asal Rendang Ini Sulap Sampah Jadi Karya Seni

oleh
I Gusti Lanang Mantra. (Foto: Stw)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Sosoknya bersahaja. Namun, karya seni yang dihasilkannya tak sesederhana penampilannya. Itulah I Gusti Lanang Mantra, seniman serba-bisa asal Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Pria kelahiran Agustus 1965 ini justru mampu menciptakan karya seni yang luar biasa. Ide-ide briliannya justru muncul ketika dia mengalami sakit kesleo di bagaian kaki. Kondisi itulah yang memaksanya harus berdiam diri di rumah selama satu bulanan.

Mantra dikenal dengan kepiawaiannya sebagai pelukis dan fotografer. Namun, semua keahliannya itu dia peroleh secara otodidak. Selain lihai mengolah kuas dan lensa, Mantra juga seorang disainer.

Di luar aktivitasnya sebagai pelukis dan fotografer, ternyata Mantra belakangan mulai menekuni keahliannya sebagai disainer dengan menciptakan kreasi busana berbahan dasar sampah plastik dan koran bekas. Tidak hanya busana, salah satu karya terbarunya adalah patung “Devil” yang terbuat dari sampah plastinya.

“Karya saya seperti ‘Devil’ ini sempat dipamerkan di Warung Tekor, Desa Wisata Kertalaggu,” ungkapnya.

Ayah dua putri ddan satu putra ini mengaku gatal jika melihat sampah plastik dan barang bekas. Begitu melihat kardus bekas di sekitar rumahnya, dia langsung tertarik menjadikannya sebagai bahan karya seni.

Ada 10 buah hasil karya seni yang berhasil dia buat pada saat kakinya sakit. Beberapa hasil karyanya kerap dipamerkan. Misalnya, salah satu karya seni berbahan daur-ulang yang bernama Cleopatra dan Medusa sempat ditampilkan di Madam Restoran, Renon.

Kertarikan Mantra menjadikan plastik dan sampah sebagai karya seni bermula dari rasa kepedulianya terhadap lingkungan. Menurut dia, sampah plastik sulit terurai dengan tanah. Paling tidak, pencemaran sampah plastik dapat berkurang dengan mengolahnya menjadi karya seni.

Selain itu, Mantra juga aktif sebagai aktivis pecinta lingkungan. Mantra bersama komunitasnya sering turun langsung untuk memungut sampah plastik di pantai dan tempat-tempat lainnya. (Stw/Sir)