Selama 16 Hari, Polresta Denpasar Ungkap 18 Kasus Narkoba

oleh
Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana didampingi Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat, menjelaskan pengungkapan 18 kasus narkoba kepada wartawan, Senin (1/2/2020). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar bekerja sama dengan Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengungkap 18 kasus narkoba dan menangkap 20 pelaku. Pengungkapan kasus ini berlangsung selama Operasi Antik Agung 2020 sejak 22 Januari hingga 6 Februari 2020.

“Sesuai target operasi (TO) lima orang bandar dapat terungkap, ditambah dengan non TO sebanyak 15 pemakai,” kata Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, didampingi Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat, Senin (1/2/2020).

Dari lima bandar yang berhasil ditangkap, satu di antaranya WNA asal Rusia. Sedangkan tiga bandar lainnya asal jawa dan satu bandar asal bali.

Para tersangka kasus narkoba yang diamankan di Mapolresta Denpasar. (Ist)

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa shabu seberat 125,7 gram, ekstasi sebanyak 101 butir, ganja seberat 1.045 gram, dan minuman keras berbagai jenis sebanyak 10 botol.

“Satu residivis dalam kasus narkoba sebagai pemakai berhasil kita amankan,” ungkap AKBP I Wayan Jiartana.

Para pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Mereka juga dijerat dengan pasal 111 (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda maksimal Rp 8 miliar. (*)