Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar Bukan Penjaga Kota yang Bertindak Pasif

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (Ist)
banner 300250

Klungkung, suarabali.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif.

“Tetapi lebih pada lembaga yang memiliki peran aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, dan memberikan perlindungan masyarakat dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” kata Made Indra saat memimpin ppacara peringatan HUT ke-69 Satpol PP, HUT ke-57 Satuan Linmas sekaligus HUT ke-100 Pemadam Kebakaran di Lapangan Puputan Kertha Gosa, Klungkung, Senin (6/5/2019).

Menurut dia, peningkatan kesiapsiagaan serta keterlibatan Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar sudah dapat mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum penyelenggaraan Pemilu serentak, baik sebelum maupun pada saat pemilu.

Bahkan, kata dia, pasca pemungutan suara, membantu penanggulangan bencana, serta melaksanakan tugas sosial kemasyarakatan lainnya secara terpadu, selalu bersinergi dengan melibatkan petugas keamanan tradisional (pecalang) melalui pola one island, one management and one commando.

“Sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dan misi ke-19, yakni mengembangkan sistem keamanan terpadu yang ditopang dengan sumber daya manusia serta sarana prasarana yang memadai untuk menjaga keamanan daerah dan Krama Bali serta keamanan para wisatawan, maka melalui tema “Nangun Trepti Krama lan Jagat Bali”, semua pihak diajak bersama-sama membangun kenyamanan masyarakat dan wilayah Bali berbasis sosial budaya,” paparnya.

Melalui peringatan HUT ketiga lembaga tersebut, dia berharap mampu meningkatkan kapasitas aparatur dan kelembagaan guna mewujudkan perlindungan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang terencana. (*)