Sasar Pemilih Pemula, Disdukcapil Jemput Bola Rekam e-KTP di Sekolah

oleh
Disdukcapil Kota Denpasar jemput bola ke SMA dan SMK untuk merekam data e-KTP siswa yang memasuki usia 17 tahun ke atas. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota  Denpasar mendatangi SMA dan SMK di Kota Denpasar untuk melakukan perekaman KTP Elektronik (e-KTP) siswa yang telah mencapai umur 17 tahun. Upaya jemput bola ini dilakukan untuk percepatan program kepemilikan e-KTP.

“Siswa SMA dan SMK yang telah mencapai umur 17 tahun kami upayakan dengan pelayanan jemput bola,” ujar Plt. Kepala Disdukcapil Kota Denpasar AA Istri Agung, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Ni Luh Lely Sriadi, Kamis (8/3/2018).

Tahun ini, Disdukcapil menyasar 26 sekolah SMA dan SMK di Kota Denpasar,yakni SMAN 4, SMAN 5, STM Rekayasa, SMAN 2, dan SMK Dwijendra Denpasar.

Menurut dia, jumlah warga yang belum melakukan perekaman sudah menurun. Jumlah warga yang belum melakukan perekaman e-KTP fluktuatif, karena adanya penambahan penduduk yang beranjak 17 tahun ke atas.

Umur tersebut merupakan pemilih pemula yang juga harus disasar. Untuk itu, pihaknya mengupayakan jemput bola, khususnya siswa SMA/SMK, agar saat pemilihan kepala daerah pada Juni 2018, mereka bisa ikut memberikan hak suaranya.

Istri Agung berharap warga proaktif untuk memperlancar perekaman e-KTP. “Menjelang Pilgub ini, kami terus berupaya agar seluruh masyarakat Denpasar bisa melakukan perekaman. Sebab, jika ada yang tidak melakukan perekaman, mereka terancam tidak bisa memilih. Sebab, untuk bisa memilih mereka harus punya surat keterangan jika memang e-KTP belum dapat karena pembagian blangko,” paparnya.

Dia mengimbau masyarakat aktif mencari tempat perekaman. Setiap Sabtu dan Minggu, Discapil melayani perekaman di desa dan kelurahan di seluruh kecamatan. Dengan begitu, kemudahan akses melakukan perekaman bisa didapatkan masyarakat.

Selain itu, masyarakat yang berada berbeda kecamatan tempat tinggalnya bisa melakukan perekaman di kecamatan lain. “Masyarakat dipermudah lagi. Jika mereka dari Kecamatan Denpasar Selatan berada di Denpasar Utara, mereka bisa perekaman di Denpasar Utara, begitu juga sebaliknya. Mereka bisa melakukan perekaman di seluruh layanan Disdukcapil,” ujarnya. (Sir)