Sampah Rusak Keasrian Lingkungan Pura Lempuyang Luhur dan Pura Agung Besakih

oleh
Tumpukan sampah merusak keasrian lingkungan Pura Sad Kahyangan Lempuyang dan kawasan Pura Agung Besakih. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Tumpukan sampah membanjiri kawasan Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di Kecamatan Abang dan kawasan Pura Agung Besakih di Kecamatan Rendang. Selain mencemari lingkungan, keindahan alam di dua tempat suci ini rusak akibat tumpukan sampah plastik.

“Hasil survei kami mencatat bahwa keindahan alam di sepanjang jalan setapak Pura Lempuyang Luhur sudah mulai hilang akibat banyaknya botol plastik, bungkus makanan maupun kantong plastik yang tertimbun hingga berserakan di lereng perbukitan Lempuyang,” kata Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPD Peradah Bali, I Ketut Bagus Arjana Wira Putra, Rabu (19/12/2018).

Tidak hanya di perbukitan Lempuyang, menurut dia, tumpukan sampah juga banyak dijumpai di  jalan menuju Pura Agung Besakih, mulai dari Desa Menanga, Desa Nongan, hingga Pesaban.

“Kondisi sampah plastik sangat membahayakan. Karena setiap musim hujan sampah itu naik ke permukaan jalan,” kata Putra didampingi kader PC KMHDI Denpasar Putu Gede Yudhy Pratama dan I Gde Buma Diyatmika.

Atas kondisi tersebut, pimpinan dan pengurus organisasi kepemudaan Hindu seperti Peradah Bali, PD KMHDI Bali, dan PC KMHDI Karangasem bersama perwakilan masyarakat Karangasem sudah melakukan pertemuan di Kampus Pascasarjana IHDN Denpasar pada 15 Desember 2018. Hasilnya, semua pihak sepakat untuk mengadakan gerakan kedas sampah plastik.

“Ada dua agenda gerakan kedas sampah plastik. Yang pertama akan berlangsung pada Sabtu, 12 Januari 2019, dengan titik kumpul di Pura Penataran Lempuyang Luhur. Kedua akan berlangsung di Kawasan Pura Agung Besakih pada Sabtu, 2 Februari 2019, dengan titik kumpul di Lapangan Singarata Rendang,” ujar Putra.

Lebih lanjut dia menjelaskan, gerakan bersih-bersih sampah tersebut harus digalakkan mengingat Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur akan menggelar upacara Panca Bali Krama pada Redite Kliwon Sasih Kawulu, tanggal 20 Januari 2019. Begitu juga di Pura Agung Besakih, akan digelar upacara Panca Bali Krama, yang salah satu tahapannya adalah upacara melasti pada 1 Maret 2019.

“DPD Peradah Bali bersama PD KMHDI Bali telah sepakat bekerja sama dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga perusahaan di Bali untuk bergotong-royong membersihkan sampah plastik di dua kawasan suci tersebut,” katanya.

Dia mengatakan gerakan bersih-bersih sampah tersebut tidak berhenti di aksi memungut sampah plastik. “Untuk memperjuangkan kelestarian alam di sana, kami akan mengadakan FGD hingga mendorong lahirnya Perda dan Perbup Pemberantasan Sampah Plastik,” pungkasnya. (Tjg)