Saat Nyepi di Kota Denpasar, Damakesmas dan Damapancana Tetap Melayani 24 Jam

oleh
Pemkot Denpasar tetap membuka layanan gawat darurat saat perayaan Nyepi. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ada dua pelayanan yang tetap beroperasi selama 24 jam saat perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1940 di Kota Denpasar pada 17 Maret 2018. Kedua layanan tersebut berkaitan dengan penanganan dan penanggulangan kejadian gawat darurat.

Dalam rangka memberikan jaminan penanganan dan penanggulangan kejadian gawat darurat saat pelaksanaan Hari Suci Nyepi Caka 1940 tahun 2018.

Pemkot Denpasar melalui sinergitas Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap memberikan layanan kegawatdaruratan 24 jam penuh saat pelaksanaan Catur Bratha Panyepian. Layanan itu adalah Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas) dan Denpasar Mantap Penanggulangan Bencana (Damapancana)

Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa mengatakan kondisi gawat darurat dapat terjadi kapan saja, tidak terkecuali saat pelaksanaan Nyepi. Sehingga, diperlukan kesiapsiagaan guna meminimalisasi terjadinya kondisi tersebut.

“Semoga saja pelaksanaan Nyepi tahun ini (2018) dapat terlaksana dengan lancar dan khidmat. Namun, kita harus tetap siap dan siaga dengan berbagai kemungkinan yang ada,” katanya, Selasa (13/3/2018).

Dalam pelaksanaan Nyepi Tahun 2018, BPBD Kota Denpasar menyiagakan empat pos yang tersebar di empat kecamatan, yakni Pos Juanda di Denpasar Timur, Pos Induk Jalan Imam Bonjol di Denpasar Selatan, Pos Mahendradata di Denpasar Barat, dan Pos Cokroaminoto Terminal Ubung di Denpasar Utara. Keempat pos tersebut menyiagakan delapan petugas dan dua ambulans dengan empat orang petugas.

“Kami tetap melayani masyarakat seperti biasa, sehingga kejadian-kejadian yang bersifat mendadak dapat segera ditanggulangi dengan baik. Jadi, masyarakat dapat menghubugi layanan kegawatdaruratan BPBD dan Dinas Ksehatan Kota Denpasar di layanan 112 atau 223333,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni luh Putu Sri Armini mengatakan, dalam upaya menjamin kesehatan masyarakat saat palaksanaan Nyepi, layanan Damakesmas yang bersinergi dengan Damapancana turut siaga 24 jam untuk memberikan layanan kesehatan jemput bola atau rujukan.

Pihaknya juga menyediakan dua mobil dengan 16 personel yang siaga 24 jam selama pelaksanaan Nyepi. “Masyarakat Kota Denpasar tidak perlu khawatir. Jika ada kejadian gawat darurat, dapat menghubungi call center yang sama dengan BPBD Kota Denpasar,” katanya. (Sir)