Ratusan Kepala Desa dan Lurah Ikuti Lokakarya di Tukad Bindu

oleh
Ratusan kepala desa dan lurah se-Indonesia mengunjungi Tukad Bindu di Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Minggu (21/10/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sebanyak 130 kepala desa dan lurah se-Indonesia mengunjungi Tukad Bindu di Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Minggu (21/10/2018). Tukad Bindu dipilih sebagai tempat lokakarya bagi kepala desa/lurah se-Indonesia, karena pengelolaannya mampu melibatkan swadaya murni masyarakat.

Kunjungan para kepala desa/lurah itu diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar IA Kerti Rai Iswara, Camat Denpasar Timur I Dewa Mada Puspawan, dan Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani.

“Dipilihnya Kelurahan Kesiman sebagai salah satu tempat kunjungan kepala desa/lurah se-Indonesia karena mampu memberdayakan masyarakat sehingga menjadi kelurahan yang swakarya,” kata Rahayu Ningsih, pimpinan rombongan kepala desalLurah se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri, Minggu (21/10/2018).

Prestasi itu, menurut dia, berkat adanya inovasi dalam menghadapi berbagai permasalahan untuk mewujudkan pembangunan yang berdaya guna bagi masyarakat. Selai itu, kata dia, tidak terlepas dari adanya dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat, termasuk menata Tukad Bindu dengan baik.

“Saya harapkan semua peserta lokakarya memanfaatkan kunjungan ini, sehingga apa yang menjadi unggulan di Kelurahan Kesiman dapat diadopsi dan diterapkan di daerah lainnya,” ujar Rahayu Ningsih.

Semetara IB Alit Wiradana mengatakan Tukad Bindu dijadikan sebagai tujuan lokakarya merupakan kebanggaan. Sebab, kata dia, hal itu akan memotivasi masyarakat, khususnya di bantaran Tukad Bindu, untuk menjaga kebersihan sungai.

Selain itu, dia juga berharap hal itu akan berimbas bagi daerah lain di Kota Denpasar untuk menata aliran sungai, sehingga menjadi salah satu obyek wisata. “Kami harapkan apa yang telah dilakukan di Tukad Bindu menjadi motivasi daerah lain di Kota Denpasar dalam penataan tukad,” harapnya. (*)