Rakernas di Bali, Koster Minta REI Sediakan Rumah MBR

oleh
Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Rakernas Real Estat Indonesia (REI) 2018 di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Wayan Koster membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Real Estat Indonesia (REI) 2018 di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (5/12). Dalam kesempatan ini, Koster mengatakan Pemerintah Provinsi Bali mendukung REI untuk menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Bali.

“Melalui program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, Pemerintah Provinsi Bali berharap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Bali dapat memiliki rumah pertamanya,” kata Gubernur Koster.

Koster mengatakan rumah merupakan hak hakiki penduduk seluruh dunia, termasuk Indonesia dimana rumah adalah tempat untuk membentuk karakter bangsa.

Koster menambahkan, Presiden pertama Indonesia Bung Karno dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana juga memprioritaskan perumahan. Hal ini juga, menurutnya, sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.

Gubernur Koster juga bersyukur pada akhir tahun 2018 ini, Bali dipercaya menjadi tuan rumah Rakernas REI dan FIABCI (Federasi Internasional Real Estate) Global Business Summit 2018. Kedua kegiatan ini dihadiri sekitar 1.200 orang peserta, termasuk perwakilan 72 negara anggota FIABCI.

Ketua Umum REI Indonesia Soelaeman Soemawinata menyampaikan tujuh hal yang mempengaruhi industri perumahan, yakni regulasi, perpajakan, perbankan, perijinan, pertanahan, infrastruktur, tata ruang. Khusus di Bali, menurut dia, perijinan sudah bergerak membaik. Namun, dia berharap bisa lebih cepat lagi

Acara pembukaan Rakernas REI itu juga dihadiri Presiden FIABCI Assen Makedonov, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Ir. Khalawi, dan perwakilan perbankan. (*)