Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rumah bagi ASN, TNI, dan Polri Dipercepat

oleh
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berbincang dengan sejumlah menteri dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/11/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Kabar gembira bagi para aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan Polri yang belum memiliki rumah. Sebab, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pembangunan perumahan bagi ASN, TNI, dan Polri dipercepat.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menggelar rapat terbatas dengan jajaran terkait di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/11/2018). Rapat itu membahas tentang upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ASN dan pelayanan publik.

“Kita akan konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang layak bagi 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri,” kata Presiden.

Kepala Negara berharap, selain untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang layak bagi para aparatur negara, kebijakan penyediaan perumahan itu juga menimbulkan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tujuannya jelas agar ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri semakin konsentrasi dalam bekerja. Selain itu, juga memberikan efek ganda untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang muncul dari berbagai kegiatan dalam program percepatan pembangunan perumahan ini,” tandas Presiden, seperti dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Pers, Protokol dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas pada 16 April 2018, Kepala Negara sempat menyinggung jajarannya untuk turut memperhatikan kebutuhan perumahan yang layak bagi para abdi negara. Kali ini, Presiden meminta laporan detail dari jajarannya mengenai perkembangan dan proses penyiapan lahan untuk menjalankan kebijakan ini. Sejumlah aspek seperti model pembiayaan juga menjadi pembahasan pemerintah. (*)