Polisi Swiping dan Tes Urine Sopir dan Kondektur Bus di Terminal Mengwi

oleh
Direktorat Narkoba Polda Bali bersama Polres Badung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung melakukan swiping dan tes urine kepada sopir bus dan kondektur angkutan darat di Terminal Mengwi, Badung, Rabu (29/5/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Direktorat Narkoba Polda Bali bersama Polres Badung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung melakukan swiping dan tes urine kepada sopir bus dan kondektur angkutan darat di Terminal Mengwi, Badung, Rabu (29/5/2019). Kegiatan ini terkait Operasi Ketupat Agung 2019 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Kegiatan itu dipimpin Binops Ditresnarkoba Polda Bali AKBP I Gede Sujana. Para sopir bus yang berhenti di Terminal Mengwi diminta petugas untuk turun dari kendaraannya, dan diarahkan menuju tempat dilaksanakannya tes urin oleh Biddokes Polda Bali. Dengan adanya permintaan seperti itu, para sopir merasa kaget.

Di sela-sela pelaksanaan tes urine, AKBP I Gede Sujana mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi yang eror, karena terpengaruh oleh barang terlarang tersebut. Dari sekitar 30 sopir yang di tes urine, petugas tidak menemukan sopir yang positif mengonsumsi narkoba.

“Saya sangat bersyukur dari hasil tes urin tersebut, karena hasilnya semua negatif,” imbuhnya.

“Kita akan terus melakukan kegiatan seperti ini, karena menyangkut keselamatan para pemudik. Semoga para pemudik bisa merayakan hari raya Idul Fitri dengan aman lancar dan berkumpul bersama keluarganya,” ungkap Binops Ditresnarkoba Polda Bali.

Kegiatan ini bertujuan mendeteksi dini terhadap adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh awak bus, baik itu sopir bus maupun kondektur. Ini juga untuk memastikan sopir yang mengantar pemudik terbebas dari penggunaan narkoba, sehingga mengantar pemudik hingga tempat tujuan dengan selamat.

“Apabila ada sopir bus yang kedapatan menggunakan narkoba, jelas akan diberikan sanksi tegas sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya. (*)