Polisi Sweeping Tiga Tempat Hiburan Malam di Denpasar, Ini Hasilnya

oleh
Salah satu tempat hiburan malam di Denpasar yang dirazia polisi. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Personel gabungan dari Polda Bali merazia tiga tempat hiburan malam yang ada di wilayah Denpasar, Jumat (23/8/2019) malam dan Sabtu (24/8/2019) dini hari. Razia yang melibatkan personel Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Samapta, Rumah Sakit Bhayangkara, Bidang Humas, dan Bidang Propam ini bertujuan mencegah peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba).

“Pemeriksaan dilakukan pukul 23.30 WITA hingga pukul 03.00 WITA, dimana dari hasilnya pemeriksaan di tiga tempat hiburan malam, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba,” kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Bali AKBP Debby Asri Nugroho di Denpasar.

Dia mengatakan sasaran razia pertama di D’Place Cafe & Bar, Jalan Diponogoro. Di tempat ini petugas memeriksa badan dan barang milik para pengunjung maupun karyawan. Selanjutnya, petugas bergerak ke Royal Spa & Karaoke Bali di Jalan Diponogoro dan EC Executive Karaoke Bali di Jalan Imam Bonjol Denpasar.

Terakhir, petugas merazia tempat hiburan malam Level One KTV Privilege Club Bali, Central Parkir Kuta. Di tempat ini, petugas juga memeriksa para pengunjung. “Bahkan seluruh security dan karyawan Level One KTV Privilege Club Bali juga tidak luput dari pemeriksaan,” terangnya.

Debby Asri Nugroho mengatakan sweeping dilakukan sesuai perintah dari Mabes Polri dengan tujuan menekan penyalahgunaan narkoba, khususnya di tempat hiburan malam.

“Seluruh kegiatan berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Sebab, setiap pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur,” tegasnya.

Selain menggeledah dan memeriksa barang bawaan, polisi juga melakukan tes urine kepada pengunjung yang dicurigai. “Kita langsung melakukan tes urine kepada pengunjung. Dari sebelas orang itu, ada tiga orang pengunjung dimana urine-nya ada yang mengandung narkoba. Kemudian tiga orang tersebut selanjutnya dibawa dan diperiksa lebih lanjut,” jelasnya

Debby Asri Nugroho menjelaskan, kegiatan sweeping tidak hanya sekali ini, tetapi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Ini adalah upaya kami untuk mencegah peredaran narkoba dan menyelamatkan generasi bangsa,” tutupnya. (*)