Polisi Ringkus 5 Remaja yang Kerap Beraksi di Gatsu Barat Denpasar

oleh
Lima remaja diamankan polisi setelah merampok pengendara motor di Jalan Gatot Subroto, Danpasar. (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Jangan pernah berpikir melakukan kejahatan di Denpasar. Sebab, dalam waktu yang relatif singkat, jajaran kepolisian setempat akan berhasil meringkus pelakunya. Seperti yang dialami oleh lima remaja ini. Mereka diringkus Tim Resmob Ditreskimum Polda Bali beberapa hari setelah mereka melakukan kejahatan di wilayah Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Para pelaku berinisial GSTMW (17), KDDW (17), GDHEN (17), NGRKH (15), dan KTW (16). Para pelaku yang masih berusia belasan tahun itu mencuri dan menganiaya Yadi di Jalan Raya Gatot Soebroto (Gatsu) Barat, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung pada Senin (10/12/2018) pukul 02.00 WITA.

Aksi kejahatan itu terungkap setelah korban melapor ke polisi. Korban mengaku  sedang mengendarai sepeda motor di seputaran Jalan Gatot Soebroto Barat. Tiba-tiba pelaku datang dan memukuli korban. Kemudian pelaku merampas barang-barang milik korban.

Setelah mendapat laporan, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali langsung melakukan penyelidikan dan mendatapat informasi bahwa seseorang berinisial GSTMW(17) bersama teman-temannya sering melakukan pemukulan terhadap pengendara motor di seputaran Gatot Soebroto Barat.

Tak lama kemudian, Tim Resmob melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan GSTMW (17) di rumahnya. Di tempat itu, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti hasil curian berupa satu unit handphone merek Samsung.

Tidak hanya itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu, kartu ATM, dan surat-surat penting lainnya yang ada dalam tas korban yang juga ditemukan di rumah pelaku.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia menambahkan, saat diperiksa polisi, GSTMW mengaku melakukan kejahatan itu bersama empat temannya.

“Semua pelaku sudah berhasil ditangkap dan sekarang sudah diamankan di kantor Ditreskrimum Polda Bali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Hengky. (*)