Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran 9 Kapal di Pelabuhan Benoa

oleh
Sembilan kapal ikan terbakar di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Senin malam (2/7/2018).
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Polda Bali masih menyelidiki penyebab kebakaran sembilan kapal ikan yang bersandar di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan pada Senin (2/7/2018) sekitar pukul 23.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini.

Dari sembilan kapal itu, empat kapal ludes terbakar, yakni Kapal Millenium Jaya, Jimmy Indah, Zulvana Jaya Baru, dan Matsam. Sedangkan lima kapal lainnya hanya terbakar sebagian, yaitu Kapal Naga Mas, Samudra Tuna Nusantara 02, Golden Tuna, Samudra Tuna Nusantara 08 dan Makmur Jaya.

Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol. Sukandar mendatangi lokasi kebakaran untuk mengecek proses pemadaman dan melihat langsung puing-puing kapal. Sebanyak emap unit tughboat dari beberapa perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan Benoa dikerahkan untuk menjinakkan api.

Kombes Pol. Sukandar menuturkan, peristiwa kebakaran itu bermula ketika seorang petugas keamanan PT Balinusa Windu Segara yang tengah berjaga melihat kepulan asap dan api dari Kapal Zulvana Jaya Baru yang lego jangkar di dermaga barat.

Selanjutnya saksi, Made Sudiarsa (47) berupaya memadamkan api dan melepas tali untuk menjauhkan kapal lainnya yang bersebelahan. Kapal Zulvana Jaya Baru kemudian hanyut ke barat dan tepat menempel pada kapal-kapal yang lego jangkar di tengah laut.

“Dikarenakan angin kencang, api dengan cepat membesar dan menghanguskan delapan kapal lainnya,” kata Sukandar, Selasa (3/7/2018).

Aban (35), captain tughboat PT Bandar Nelayan, mengatakan pada saat saksi sedang berjaga di atas kapal, saksi melihat sebuah kapal sudah terbakar dengan api besar mengarah ke barat. Selanjutnya, saksi berteriak memerintahkan crew tughboat dan teman-temannya yang stand by di dermaga untuk bergerak membantu memadamkan api.

Kemudian, saksi bergerak dengan tughboat mendekati Kapal Zulvana Jaya Baru yang berwarna biru berisi garis merah. Pada saat itu, api sudah besar dan merembet ke kapal lain yang berada dekat dengan Kapal Zulvana Jaya Baru.

“Kita mengerahkan sejumlah personel Dit Polair Polda Bali dan Polsek Kawasan Laut Benoa untuk membantu memadamkan api. Kita juga mengamankan TKP untuk mempermudah penyelidikan, sehingga diketahui penyebab awal terjadi kebakaran,” kata Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol. Sukandar. (*/Sir)