Polda Bali Gelar Operasi Keselamatan Selama 21 Hari, Ini Sasarannya

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose menyematkan pita ke pundak petugas saat apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Tahun 2018 di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Kamis (1/3/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Tahun 2018 di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Kamis (1/3/2018). Apel ini digelar untuk mengetahui kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi berjalan optimal sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

“Diharapkan jajaran Ditlantas Polda Bali mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, baik secara taktis, teknis maupun strategis, agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat diminimalisir untuk menciptakan Kamseltibcarlantas yang mantab,” kata Kapolda Bali.

Kapolda mengatakan Operasi Keselamatan Tahun 2018 akan berlangsung selama 21 hari, 5-25 Maret 2018, dengan mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif. Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran dalam operasi ini yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, di antaranya pengendara yang melawan arah lalu lintas, khususnya sepeda motor, menggunakan handphone waktu mengemudi, berboncengan lebih dari satu, pengendara belum cukup umur, dan kendaraan truk yang menggunakan lajur kanan.

“Dengan melakukan penegakan hukum berupa teguran terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan operasi keselamatan ini diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi,” ujar Kapolda.

Menurut dia, Operasi Keselamatan Tahun 2018 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalulintas, serta mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018.

Selain diminta untuk menjaga keselamatan saat melaksanakan tugas, jenderal asal Manado ini secara khusus meminta kepada personel Ditlantas Polda Bali agar mampu meningkatkan kedisiplinan demi terwujudnya pelayanan polantas yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Polantas harus bisa merebut simpati masyarakat dengan cara melakukan budaya tertib berlalulintas melebihi dari masyarakat,” tegasnya. (Sir)