Polda Bali Gelar Lakatpuan Jaringan Intelijen

oleh
Suasana pelatihan peningkatan kemampuan jaringan intelejen di Arjuna Room Hotel Grand Santhi, Denpasar, Minggu (7/5/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar pelatihan peningkatan kemampuan (lakatpuan) jaringan intelejen Unit 3 Subdit IV di Arjuna Room Hotel Grand Santhi, Jalan Patih Jelantik, Denpasar, Minggu (7/5/2018).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Pencegahan Tindak Pidana Orang Asing di Wilayah Bali’ itu dibuka oleh Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarton. Pelatihan diikuti 30 peserta yang merupakan jaringan Unit 3 Subdit IV Dit Intelkam. Dalam Kegiatan ini turut hadir Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Bali, para Kanit Subdit IV.

Akhmad Jamal Yuliarton mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan jaringan dalam memberikan informasi kepada agen mengenai pencegahan tindak pidana orang asing di wilayah hukum Polda Bali. Juga mampu memberikan feedback berupa informasi kepada agen untuk mengungkap kasus tindak pidana terkait orang asing.

“Selain itu, juga menjadikan para jaringan dapat menjadi mitra kerja yang saling bersinergi dengan aparat kepolisian dan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap NKRI dengan ikut menjadi ujung tombak di tengah-tengah masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat yang mantap dan stabil,” paparnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga memberikan pemahan kepada peserta tentang pencegakan tindak pidana orang asing dan memberikan contoh kasus yang pernah terjadi pada tahun 2017 hingga 2018.

Selain itu, juga memberikan studi kasus dan cara-cara kepada para jaringan dalam menggali informasi mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh orang asing. Sehingga, dapat membantu aparat kepolisian dalam mengungkap suatu kasus, khususnya orang asing sebagai pelaku dan korban.

Pada penutupan pelatihan, Akhmad Jamal Yuliarton menyampaikan terima kasih kepada para peserta. Dia juga mengajak para peserta untuk menerapkan semua ilmu yang didapat dari pelatihan.

“Mari kita tetap menjaga silaturahmi yang sudah terjaga dengan baik selama ini, sehingga dapat bersinergi untuk menjaga Bali agar selalu aman dan damai,” ungkapnya. (*/Sir)