Polairud Sosialisasi Bahaya Radikalisme kepada Nelayan di Karangasem

oleh
Pjs. Kasubnit Binmas Polairud Polres Karangasem Aiptu I Wayan Puspa menyosialisasikan bahaya radikalisme kepada kelompok nelayan Segara Tengah di Pantai Dusun Kawan, Desa Manggis Kecamatan Manggis, Karangasem, Kamis (27/2/2020). (Ist)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Enam personel Polairud Polres Karangasem memberikan penyuluhan tentang bahaya radikalisme dan anti Pancasila kepada kelompok nelayan Segara Tengah di Pantai Dusun Kawan, Desa Manggis Kecamatan Manggis, Karangasem, Kamis (27/2/2020).


Penyuluhan tersebut terkait dengan kegiatan quick wins program XI kegiatan 1, yakni penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila. Kegiatan ini diikuti 20 nelayan dari Kelompok Segara Tengah yang diketuai Dewa Made Darmayasa.

Pjs. Kasubnit Binmas Polairud Polres Karangasem Aiptu I Wayan Puspa mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat nelayan tentang bahaya terorisme dan kelompok radikal.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat nelayan tentang bahaya terorisme dan kelompok radikal dalam kaitannya dengan organisasi ekstrim yang memanfaatkan berbagai cara seperti menyalahgunakan ajaran agama, politik, dan organisasi kemasyarakatan untuk mencapai tujuan,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Satuan Polairud Polres Karangasem juga memberikan cinderamata atau sarana kontak kepada nelayan Harapan Maju berupa sembako, bendera merah putih, teks Pancasila, dan life jacket sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat .

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan memberikan pengetahuan kepada masyarakat nelayan untuk menolak paham radikalisme dan anti Pancasila serta menjaga keamanan masyarakat di wilayah masing-masing,” harapnya.

Masyarakat nelayan mengapresiasi penyuluhan tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan kegiatan yang diadakan oleh Satuan Polairud Polres Karangasem. (*)