Pinky Dewata Gelar Seminar Edukasi Keuangan Keluarga

oleh
Suasana seminar tentang edukasi keuangan di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Denpasar, Rabu (2/5/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Bhayangkari Daerah Bali atau dikenal dengan sebutan Pinky Dewata bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar seminar tentang edukasi keuangan di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Denpasar, Rabu (2/5/2018).

Seminar tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Suwartini Wayan Sunartha, para Ketua Cabang Bhayangkari se-Daerah Bali, dan Deputi Direktur Pengawasan Bank OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara.

Ny. Barbara Golose mengatakan seminar tersebut digelar untuk meningkatkan peran Bhayangkari dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Melalui edukasi keuangan dan kewirausahaan, dia berharap anggota Bhayangkari memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan untuk mengelola keuangan keluarga dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak OJK yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan seminar edukasi keuangan ini. Kepada seluruh anggota Bhayangkari Daerah Bali, mari kita manfaatkan kesempatan yang baik ini,” katanya.

Pada sesi pertama seminar, Nuril Islamiah tampil sebagai pembicara. Pria yang saat ini menjabat sebagai Pemimpin Wilayah VII PT Pegadaian Denpasar menjelaskan tentang cara berinvestasi yang baik, benar, dan aman untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Dengan menginvestasikan sebagian dari penghasilan bulanan, menurut dia, dapat menghasilkan uang dalam jumlah besar di kemudian hari yang bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga, masa pensiun, dan modal bisnis.

“Jika kita bijak menginvestasikan uang di tempat atau produk yang memberikan imbalan melebihi tingkat inflasi, maka masa depan keuangan kita akan cerah. Sebab, tingkat pengembaliannya mengalahkan inflasi,” kata Nuril Islamiah.

Pada sesi kedua, Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Bali I Made Suparwan tampil sebagai pembicara. Pria murah senyum ini meminta kepada 200 orang Pinky Dewata agar sedini mungkin menyiapkan program perencanaan keuangan sebelum pensiun.

Menurut dia, edukasi keuangan dapat dilakukan dengan tiga hal untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mewujudkan sebuah impian, yaitu mengikuti asuransi, menabung, dan berinvestasi. Dari tiga cara itu, yang paling bagus dan aman adalah dengan mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi milik BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

“Asuransi akan menawarkan berbagai produk sesuai kebutuhan kita, seperti dana hari tua, dana pendidikan, investasi dan proteksi,” terang I Made Suparwan. (*/Sir)