Pincang Ditabrak Motor, Nenek Ini Ditolong Gubernur Bali

oleh
Tim yang diutus Gubernur Bali menyerahkan bantuan berupa uang kepada Dadong Wayan Suwitri, warga Banjar Tingan Kauh, Desa Bebandem, Karangasem. (Ist)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Kondisi Dadong Wayan Suwitri yang menderita kaki pincang membetot perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika.  Seperti biasa, Gubernur Pastika langsung mengutus tim untuk menyerahkan bantuan kepada warga miskin yang tinggal di Banjar Tingan Kauh, Desa Bebandem, Karangasem itu.

Kepada tim yang menemuinya pada Rabu (9/5/2018), Dadong Suwitri menceritakan penderitaannya. Dia mengalami pincang setelah terjatuh saat berkebun ketegalan. Kondisi itu menyebabkan dirinya tidak bisa lagi bekerja seperti biasa untuk membantu suami mencari penghidupan.

Nasib malang yang dialaminya tak berhenti sampai di sana, Dadong Suwitri yang sudah pincang kembali menjadi korban tabrak lari pengendara sepeda motor saat membeli keperluan upacara. Akibatnya, kaki kirinya patah dan retak pada tulang pinggul.

Tiang tabrake pas kal meli Samsam, ne nabrak tiang langsung melaib, untung tiang tulungine sareng dagang siap ne di depan nike, tiang tingtinge langsung kurenan tiange kauine mulih,” cerita Suwitri dengan logat Karangasem yang kental.

Kini, dia hanya bisa terbaring di tempat tidur selama berbulan-bulan. Segala kebutuhan sehari-hari, terutama makanan, ditanggung oleh tiga anaknya yang sudah berkeluarga. Suaminya pun tidak bisa berbuat banyak untuk mencari penghidupan, karena menderita asma. Selain itu, usianya juga sudah lansia.

Saat ini kondisi Dadong Suwitri sudah mulai membaik. Dia sudah bisa berjalan dengan bantuan tongkat. Pada kesempatan itu, Dadong Suwitri bersama suami menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, seraya mengharapkan bantuan lainnya seperti bantuan bedah rumah.

Dalam kesempatan itu, tim yang diutus Gubernur Pastika menyerahkan bantuan sejumlah uang untuk meringankan beban keluarga Dadong Suwitri dalam memenuhi kebutuhan hidup beberapa hari kedepan. Bantuan selanjutnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait. Gerakan tersebut juga diharapkan dapat menggugah rasa kepedulian warga yang mampu kepada sesama yang membutuhkan. (*/Sir)