Pertumbuhan Ekonomi Bali di Atas Rata-rata Nasional

oleh
Anggota VI BPK RI Prof H. Harry Azhar Azis . (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Anggota VI BPK RI Prof H. Harry Azhar Azis menilai pencapaian indikator pertumbuhan ekonomi Bali selama ini cukup baik, bahkan selalu di atas rata-rata nasional. Itu sebabnya, dia berharap tidak ada kasus korupsi, baik suap maupun gratifikasi, di jajaran Pemprov Bali.

“Saya berharap tidak ada kasus seperti penangkapan Gubernur Jambi maupun kasus anggota DPRD Kota Malang terjadi di Bali,” kata Harry Azhar Azis saat menjadi narasumber dalam acara Pengarahan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (1/10/2018).

Dia mencontohkan, tingkat kemiskinan di Bali hanya 4,14% atau di bawah tingkat kemiskinan nasional sebesar 9,81%. Sementara tingkat pengangguran nasional yang mencapai 5,15% jauh di atas Bali yang hanya sebesar 0,86%.

Sementara Index Gini Ratio di Bali yang 0,18% juga tercatat masih di bawah nasional yang mencapai 0,38%. Sementara pertumbuhan ekonomi Bali juga di atas rata-rata nasional, yaitu sebesar 5,68% dimana nasional di angka 5,27%.

Dari pencapaian tersebut, Harry Azar Aziz menyatakan Bali bisa menjadi salah satu benchmark pertumbuhan ekonomi terbaik di Indonesia, sehingga daerah-daerah lain bisa meniru.

“Untuk itu, saya mengajak semua peserta di bawah pimpinan Gubernur Bali untuk bekerja keras menurunkan lagi angka-angka tersebut, demi kesejahteraan masyarakat Bali,” tandasnya. (*)