Peraturan Ganjil Genap di Jakarta Berlanjut hingga Akhir Tahun Ini

oleh
Pemberlakuan aturan ganjil genap diperpanjang hingga 31 Desember 2018. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Meskipun perhelatan Asian Games dan Asian Para Games 2018 telah berakhir, tetapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memberlakukan aturan ganjil genap. Pemberlakuan aturan itu diperpanjang di sejumlah jalan di Ibu Kota hingga 31 Desember 2018. Namun, perpanjangan sistem itu dibarengi revisi durasi waktu ganjil genap yang lebih pendek.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan, ganjil genap hanya berlaku di pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan dilanjutkan sore pukul 16.00-20.00 WIB.

Menurut AKBP Budiyanto, jalan Jakarta macet di dua periode itu.”Pertimbangannya jam-jam tersebut kan jam macet,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu

Artinya, aturan ganjil genap tak lagi berjalan selama 15 jam tanpa henti. Sebelumnya, ganjil genap berlangsung dari pukul 06.00-21.00 WIB saat perhelatan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Kebijakan itu dianggap efektif mengurai kemacetan, sehingga perlu berlanjut. Ganjil genap, lanjut AKBP Budiyanto, juga menambah kecepatan kendaraan dan menurunkan kadar udara kotor di Jakarta. Oleh sebab itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengeluarkan peraturan baru yang mengatur perpanjangan ganjil genap.

Dasar hukum perpanjangan ganjil genap tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 106 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap tertanggal 12 Oktober 2018.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pihak terkait sepakat menambah masa pemberlakuan ganjil genap hingga akhir tahun ini.

Pihak yang terlibat diskusi, antara lain, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, serta para pakar dan pengamat transportasi.

Menurut AKBP Budiyanto, belum ada pembahasan mengenai perluasan ganjil genap di jalan lain yang kerap macet. (*)