Peranda dari Bali dan Lombok Hadiri Purnama Kedasa di Geriya Kecicang

oleh
Prosesi upacara Pediksan Ida Bagus Wayan Jungutan dan Jro Puspitasari digelar di Griya Kecicang, Desa Adat Bungaya, Karangasem, Sabtu (31/3/2018). (Foto: Stw)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Upacara Pediksan Ida Bagus Wayan Jungutan dan Jro Puspitasari digelar di Griya Kecicang, Desa Adat Bungaya, Karangasem, Sabtu (31/3/2018). Upacara ini merupakan Purnama Kedasa yang juga bertepatan dengan hari raya “Tumpek Landep”.

Prosesi upacara Rsi Yadnya yang dipersiapkan selama 2 tahun enam bulan ini berjalan khidmat dan dihadiri sejumlah guru. Di antaranya, Guru Nabe Ida Pedanda Istri Nyoman Keniten dari Griya Pendem, Karangasem, Guru Waktra Ida Pedanda Gede Putra Tianyar dari Griya Menara Desa Sidemen, dan Guru Saksi Ida Pedanda Made Tamu dari Griya Jungutan Desa Adat Bungaya.

Manggala Karya, Ida Bagus Ketut Weda mengatakan, rangkaian upacara Rsi Yadnya ini sebelumnya dimulai dengan beberapa upacara lainnya seperti upacara Diksa Pariksa yang berlangsung pada Kamis (15/3/2018). Setelah upacara tersebut, dilanjutkan dengan upacara Mapinton dan Ngekeb pada Jumat malam (30/3/2018).

“Setelah seluruh rangkaian upacara tersebut, hari ini menjadi puncak upacara, yakni upacara Padiksan. Kami selaku manggala karya menghaturkan banyak terima kasih atas kelancaran prosesi hingga puncak Padiksan ini bisa berjalan dengan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesi (PHDI) Karangasem, Drs. I Wayan Astika menjelaskan, upacara Padiksan ini sesuai dengan SK PHDI Karangasem Nomor 40/PHDI/III/2018.

Berdasarkan surat tentang Madiksa dan Madwijati, kemudian Surat Pernyataan Guru Nabe Napak Ida Pedanda Istri Nyoman Keniten. Setelah upacara diksa, maka kepada Diksita diberi gelar Bhiseka. Dalam hal ini, Ida Pedanda Gede Dharma Putra Manuaba untuk Ida Bagus Wayan Jungutan dan Jro Mekel Istri Pulasari untuk Jro Mekel Puspitasari.

Menurut Guru Saksi Ida Pedanda Made Tamu, upacara Padiksan ini bisa dilaksanakan karena kedua diksita sudah melalui proses sebelumnya yakni diksa pariksa.

Selain para guru, upacara Padiksan tersebut juga dihadiri oleh  tokoh Puri Karangasem beserta tokoh puri lainnya. Para Peranda dari berbagai pelosok Bali dan Lombok membaur bersama ribuan sisya dan masyarakat yang memadati areal Griya Kecicang.

Tampak juga hadir dalam upacara tersebut, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artadipa beserta Penyarikan MMDP Kabupaten Karangasem, Krisna Adi Widana. (Stw/Sir)