Penampilan Seniman dari Gianyar Ini Dipuji Gubernur Bali

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat acara Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (27/4/2018). (ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Para seniman muda dari Sanggar Sabda Komala Rsi, Desa Petak, Kaja, Gianyar mengisi acara Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di Gedung Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (27/4/2018). Mereka menampilkan pembacaan sloka dan tarian Puspa Mandara.

Penampilan para seniman dari Gianyar itu mendapat pujian dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Menurut dia, di tengah arus globalisasidan digitalisasi, ada generasi ‘zaman now’ yang melakukan hal-hal produktif berbasis kearifan lokal.

Sebelumnya, Gubernur Pastika mengatakan di zaman globalisasi, zaman dengan perubahan yang sangat ‘cepat dan tiba-tiba’ yang membawa berbagai ‘nilai baru’, umat patut memiliki pijakan yang kuat dalam keyakinan spiritualnya.

“Sesuai tema dharma santhi tahun ini, semakin hari, kita wajib memantapkan sradha dan bhakti kita,” katanya.

Pastika menambahkan, sradha dan bhakti akan melandasi umat untuk menjalani hidup, mengatasi berbagai tantangan, cobaan, dan permasalahan kemasyarakatan serta pembangunan.

Menurut dia, sradha dan bhakti pula yang melandasi setiap umat untuk bersikap bijaksana dan proporsional dalam menghadapi isu-isu sosial yang bergerak sangat dinamis.

“Masyarakat tidak boleh terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan, serta memecah belah kerukunan yang telah terbina. Saya berharap, semua permasalahan kemasyarakat yang ada agar dikelola dengan baik melalui semangat dialogis, yaitu saling memberi dan saling menerima, serta saling mendengarkan dan saling memahami,” ujarnya.

Ketua PHDI Bali IGN Sudiana mengatakan pelaksanaan Hari Raya Nyepi tahun 2018 berjalan lebih baik dari sebelumnya. Hal ini tercermin dari pelaksanaan melasti yang tidak menimbulkan kemacetan berlebihan, tawur kesanga, dan arak ogoh-ogoh yang tak diwarnai minuman keras.

Dia juga mengapresiasi dukungan terhadap pelaksanaan Nyepi tanpa internet yang berdampak pada Hari Raya Nyepi yang lebih damai tanpa hoaks. Dia berharap, Nyepi selanjutnya bisa berjalan semakin baik.

Acara Dharma Santhi Nyepi diisi dengan dharma wacana oleh Ida Pedanda Putra Kekeran dari Griya Kekeran, Blahbatuh Gianyar. Beliau mengajak umat untuk melaksanakan swadarma masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Menurut dia, profesionalismemelaksanakan tugas masing-masing adalah perbuatan dharma. (*/Sir)