Pemkot Denpasar Kembali Raih Anugerah Pandu Negeri

oleh
Ketua Dewan Penasehat IIPG, Boediono, menyerahkan penghargaan kepada Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Jumat (26/10/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Pemkot Denpasar kembali meraih penghargaan Anugerah Pandu Negeri kategori terbaik tata kelola pemerintahan. Denpasar merupakan satu-satunya daerah di Bali yang menerima penghargaan secara berturut-turut.

Pada tahun 2017, Kota Denpasar juga dinobatkan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja dan tata kelola yang sangat baik.

Penganugerahan tahun ini diserahkan oleh Wakil Presiden RI periode 2009-2014 yang juga Ketua Dewan Penasehat IIPG, Boediono, kepada Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Jumat malam (26/10/2018).

Acara Anugerah Pandu Negeri yang kedua tahun ini oleh IIPG (Indonesian Institute for Public Governance) mengangkat tema “Membangun Tata Kelola dan Budaya Pemerintahan Daerah yang Bersih”.

Ajang pemberian penghargaan tahunan ini untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik, serta pemimpin inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.

Menurut Ketua IIPG Sigit Pramono, anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia yang memiliki kinerja dan tata kelola terbaik, serta pemimpin inovatif yang berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola.

Menurut Sigit, penilaian dilakukan terhadap 548 Pemerintah Daerah yang terdiri dari 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota dan kota administrasi dengan kriteria aspek performance, yang meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breakthrough result (transformative and innovative). Selain itu, juga ada aspek governance yang meliputi tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, serta anti korupsi.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan penghargaan ini menjadi prestasi kesekian kalinya yang diraih Pemkot Denpasar dalam bidang tata kelola pemerintahan. Penghargaan ini menjadi cambuk bagi Pemkot Denpasar dalam melakukan pembenahan untuk menjaga pemerintahan yang bersih dengan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai harapan masyarakat.

Pengembangan Kota Denpasar selama lima tahun terakhir telah meraih capaian Indek Pembangunan Manusia 83,01% yang terus meningkat dan selalu tertinggi di Provinsi Bali. Fokus utama dalam pembangunan kedepan adalah penguatan jatidiri masyarakat Kota Denpasar berlandaskan kebudayaan Bali, pemberdayaan masyarakat Kota Denpasar berlandaskan kearifan lokal seperti penguatan Subak, Denpasar Smart City.

Selain itu, peningkatan pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berdasarkan penegakan supremasi hukum dengan adanya pelayanan publik satu pintu, yaitu Mal Pelayanan Publik, peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat Kota Denpasar dengan bertumpu pada ekonomi kerakyatan dengan melestarikan LPD dan UMKM, serta penguatan keseimbangan pembangunan pada berbagai dimensi berlandaskan Tri Hita Karana.

“Tantangan kedepannya adalah meningkatkan kerja sama yang sudah berjalan sangat baik selama ini. Tentunya untuk mencapai sustainable development atau pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Rai Iswara (*)