Pemkab Gianyar Operasikan Angkutan Siswa Gratis

oleh
Bupati Gianyar Made Mahayastra melepas kembali angkutan gratis bagi siswa di Kabupaten Gianyar, (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Di awal tahun 2020 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar memberikan layanan angkutan gratis bagi para pelajar di Kabupaten Gianyar. Pelayanan angkutan siswa gratis menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Gianyar ini sudah bisa melayani siswa sesuai dengan jadwal pendidikan.

Kepala Dishub Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba mengatakan program angkutan gratis tersebut tak terlepas dari terobosan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui penetapan APBD tahun 2020 lebih awal dan dilanjutkan dengan penyerahan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) lebih awal pula kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dengan spirit penetapan APBD lebih awal dan penyerahan DPA lebih awal, sehingga semua kegiatan juga bisa dilaksanakan lebih awal. Tahun lalu sempat telat, Februari baru bisa melayani karena harus menyelesaikan proses administrasi dulu,” kata Suamba.

Suamba menjelaskan, saat ini pelayanan angkutan siswa gratis yang aman sudah mencakup tujuh kecamatan. Pada tahun lalu, sebanyak 184 armada angkutan umum serta 12 bus dikerahkan untuk melayani siswa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar.

Meski sudah menjangkau seluruh kecamatan, kata Suamba, tetapi saat ini tingkat layanan angkutan siswa gratis baru mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan, yakni 46 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Gianyar. Pemenuhan armada dilakukan secara bertahap. Pada Februari mendatang direncanakan penambahan armada sebanyak 20 unit, sehingga jangkauan layanan juga semakin luas.

“Secara bertahap kita akan penuhi, mulai dari penambahan armada angkutan. Termasuk kesiapan sopir angkutannya. Kita sudah sosialisasikan di awal Januari lalu kepada mereka (sopir angkutan umum),” imbuh Suamba.

Sementara Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan peluncuran angkutan siswa gratis ini sebagai upaya memberdayakan angkutan umum dan memastikan siswa mendapat pelayanan transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan lancar ke sekolah dan pulang ke rumah. Selain itu, juga untuk mengurangi beban orangtua terkait biaya transportasi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.

“Ini merupakan salah satu realisasi janji kampanye saya, merevitalisasi angkutan umum menjadi angkutan siswa untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi angkutan umum sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar,” kata Mahayastra. (*)