Pemkab Badung Rencanakan Penataan Kawasan Pantai Pandawa pada 2021

oleh
Sekda Badung Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan master plan Pantai Pandawa di Ruang Pertemuan Sekda Mangupraja Mandala, Kamis (9/1/2020). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Pemerintah Kabupaten Badung akan menata kawasan daya tarik wisata di Pantai Pandawa. Rencananya, realisasi penataan kawasan Pantai Pandawa ini akan dieksekusi pada tahun 2021 sesuai dengan master plan yang sudah disepakati.


Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan mengenai Master Plan Pantai Pandawa yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Pertemuan Sekda Mangupraja Mandala, Kamis (9/1/2020).

Turut hadir dalam rapat tesebut, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata I Made Badera, Kadis Kominfo I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Kasubid Ekonomi Bappeda Dwi Putra Sanjaya, Kabid Tata Ruang PUPR Larasati Adnyana, Kabid Perkim I Gusti Agung Putra, Bendesa Adat Kutuh I Nyoman Mesir beserta tokoh masyarakat Desa Adat Kutuh.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan pembahasan ini untuk menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya terhadap permohonan Bendesa Adat Kutuh tentang penataan kawasan daya tarik wisata di Pantai Pandawa.

” Pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen untuk melakukan verifikasi dari pada Detail Engineering Design (DED), termasuk bagaimana memelihara objek wisata. Untuk itu, saya perintahkan kepada Kadis Pariwisata agar memaksimalkan objek-objek yang sudah memberikan kontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Badung, sehingga kedepannya kita dorong dan kita benahi di dalam tata kelola kawasan pariwisata,” kata Adi Arnawa.

Dia mengatakan realisasi penataan kawasan Pantai Pandawa akan dieksekusi pada tahun 2021 sesuai dengan master plan yang sudah disepakati. “Oleh karena itu, saya beserta jajaran kedepannya  ingin menerapkan pariwisata berbasis IT, sehingga objek wisata kita benar-benar memberikan pelayanan yang optimal serta keberadaan objek wisata di wilayah Kabupaten Badung bisa sustainable dan sesuai dengan keinginan wisatawan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata I Made Badera berpesan kepada Bendesa Kutuh untuk membuat Surat Keputusan (SK) mengenai master plan. “Saya inginkan kepada bendesa untuk menetapkan orang-orang yang tepat di bidang ekonomi, aspek sosial, budaya, filosopi, dan insfrasuktur. Sehingga, kami dari Dinas Pariwisata akan melakukan koordinasi mengenai rencana master plan,” kata I Made Badra.

Di sisi lain, Bendesa Adat Kutuh I Nyoman Mesir mengatakan untuk perkembangan objek wisata Pantai Pandawa yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Payung sehubungan dengan dibahasnya master plan ini diharapkan adanya insfrastruktur pendukung seperti lampu penerangan jalan. (*)