Pemkab Badung Gelar International Football Championship U-15

oleh
Cokorda Raka Darmawan membuka turnamen sepakbola Badung IFC U-15 di kawasan Guyung Payung, Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Minggu (20/10/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Badung Cokorda Raka Darmawan membuka turnamen sepakbola Badung International Football Championship (IFC) U-15 di Ikon Kampung Bola Internasional di Gunung Payung Desa Kutuh, Kuta Selatan, Minggu (20/10/2019). Pembukaan turnamen ini ditandai dengan meniup peliut.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung Ketut Widia Astika yang juga Ketua Panitia kegiatan IFC U-15 mengatakan turnamen tersebut diikuti 8 tim dari dalam dan luar negeri.

Ada 5 tim dari luar negeri, di antaranya Korea Selatan, Jepang, Malaysia, China, dan China Taipei. Dari Indonesia diikuti dua tim, yakni Student National Team (Tim Nasional Pelajar) U-15 di bawah asuhan Deputi Bidang Pemberdayaan dan Olah Raga Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan Tim Paradise Football Academy (PFA) Bali.

Turnamen tersebut bertujuan mendorong dan memberdayakan olahraga sepak bola sebagai hal yang penting dan strategis untuk pencapaian prestasi dan untuk meningkatkan pariwisata melalui sport tourism.

Lebih lanjut Widia Astika mengatakan pertandingan akan diadakan di dua tempat, yakni Stadion Beji Mandala, Desa Pecatu, dan Stadion I Ketut Lotri, Desa Kutuh pada 21-25 Oktober 2019. Khusus di partai puncak, grand final yang diselenggarakan di Stadion I Ketut Lotri juga akan mengundang dari pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan pihak Kementerian Pariwisata.

Nantinya masing-masing juara akan memperoleh hadiah berupa piala, piagam, dan medali. Termasuk pemain terbaik di posisinya masing-masing seperti penjaga gawang, pemain belakang, pemain tengah, dan pemain depan serta top skor juga diberikan penghargaan berupa piala, piagam, dan medali.

Saat menyampaikan sambutan Bupati Badung, Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan mengatakan harapan pemerintah agar kegiatan yang pertama kali diadakan di Desa Kutuh ini setiap tahunnya tetap bisa terlaksana. Sebab, dengan dilaksanakan kegiatan International Football Championship U-15 ini dapat memberikan kesempatan kepada atlet-atlet di bawah usia 15 tahun untuk beruji coba dengan atlet sepakbola negara-negara lain. (*)