Pejabat Baharkam Polri Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 di Bali

oleh
Sejumlah pejabat Baharkam Mabes Polri mengecek kesiapan pengamanan Pemilu 2019 saat gelar pasukan dan sarpras di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (5/12/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Direktorat Sabhara dan Pamobvit Polda Bali mengadakan gelar pasukan dan sarpras di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Rabu (5/12/2019). Gelar pasukan ini diadakan untuk mengecek kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg tahun 2019.

Gelar pasukan dan sarpras itu diperiksa oleh Kabag Opsnalev Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe, Kasipaminstal Subdit Pamwaster Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri AKBP Heri Guritno, dan Kasi Pam Lemneg Subditpam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri AKBP Roona Ratulangi.

Ratusan personel Ditsabhara dan Ditpamobvit berikut kendaraan dinas berjejer rapi di lapangan. Kendaraan terdiri dari mobil AWC, mobil SAR, mobil satwa, bus, truk, sepeda motor, mobil, dan sepeda gayung untuk patroli dicek kelengkapannya. Bahkan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap SIM personel yang mengawaki kendaraan tersebut. Personel yang mengikuti apel juga ditanya tentang tugas pokoknya saat melaksanakan tugas sehari-hari berkaitan dengan Pemilu 2019.

Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe dalam arahannya mengatakan, apel gelar pasukan dan sarpras ini merupakan rangkaian dari kegiatan Monev pengawasan pelaksanaan pengamanan Obvitnas dan objek tertentu serta pengamanan pejabat VIP dalam rangka Pilpres dan Pileg 2019.

“Kami datang untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Ditsabhara dan Ditpamobvit Polda Bali dalam pengamanan Pemilu 2019,” ujarnya.

Di hadapan ratusan personel, perwira melati tiga di pundak ini menyampaikan bahwa pimpinan Polri terus mengingatkan kepada seluruh personel Polri, khususnya jajaran Sabhara, bahwa riak-riak seputar Pemilu sudah terasa di tengah-tengah masyarakat. Menyikapi hal itu, kata dia, Sabhara dituntut melaksanakan kegiatan yang bersifat pencegahan.

Sesuai Perkap 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan bahwa pada saat menghadapi peristiwa besar tidak lagi menunggu kejadian baru mengerahkan pasukan. Saat ini, menurut Ardian, jika diketahui akan ada peristiwa atau kejadian besar, Sabhara wajib melaksanakan kegiatan kepolisian yang bersifat pencegahan, yaitu patroli.

“Patroli yang harus dilaksanakan adalah banyak berbicara dengan masyarakat. Ini sebagai upaya pencegahan supaya tidak terjadi peristiwa atau kerusuhan sosial yang lebih besar di kemudian hari,” tegas Kombes Pol. Aridan Jeremia Roeroe.

Dari hasil pengamatan saat pemeriksaan pasukan, menurut dia, pihaknya dapat menyimpulkan bahwa sarana dan prasarana serta personel Polda Bali sudah siap melaksanakan pengaman Pemilu 2019.

“Kita dari Mabes Polri akan mendukung sepenuhnya semua rencana yang sudah disiapkan untuk kegiatan pengaman ini,” tegas perwira ramah dan murah senyum ini.

Kegiatan itu juga dihadiri Direktur Sabhara Polda Bali Kombes Pol. I Wayan Pinatih, Direktur Pam Obvit Polda Bali Kombes Pol. Didi Hardi Sopandi serta sejumlah Pejabat Utama Ditsabhara dan Ditpamobvit Polda Bali. (*)