Pecahkan Rekor Guinness Book of Record, 10 Ribu Ontelis Ngumpul di Denpasar

oleh
Para penggemar onteli dari berbagai negara akan mengikuti konggres Interntional Veteran Cycle Association (IVCA) 2018 di Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar pada 12-15 April 2018. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sepuluh ribuan anggota komunitas penggemar sepeda tua (ontelis) dari berbagai negara berkumpul di Bali. Mereka mengikuti konggres Interntional Veteran Cycle Association (IVCA) 2018 Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar yang berlangsung pada 12-15 April 2018.

Ketua Umum Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Joko R. Prihartono mengatakan IVCA 2018 menjadi ajang berkumpulnya penggemar sepeda tua dari seluruh dunia. Kurang lebih 10 ribu peserta akan meramaikan kegiatan konggres IVCA di Denpasar yang juga akan memecahkan rekor Guinness Book of Record dalam kategori Parade Sepeda Kalsik Terbesar di Seluruh Dunia.

“Kami ingin melestarikan budaya Indonesia melalui sepeda tua dan menjadi kesempatan yang bagus untuk memperkenalkan budaya Indonesia, karena merupakan cermin kekayaan budaya kita,” kata Prihartono saat bertemu awak media di Warung Bendega Denpasar, Rabu (11/4/2018).

Selain Prihartono, pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Panitia IVCA 2018 Bambang Waluyojati, Ketua SAMAS Denpasar Hendradata, dan Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana.

Ketua Panitia IVCA 2018 Bambang Waluyojati menjelaskan rangkaian acara IVCA di Bali, khusunya di Kota Denpasar, meliputi cultural ride sejauh 20 kilometer. Selain itu, kegiatan lingkungan akan diisi dengan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Serangan. Ada juga kegiatan Vintage Bicycle Village dengan tema ‘Kampoeng Jadoel’ serta fun race berbagai kategori.

Pada puncak acara, kata Bambang, peserta akan melakukan parade sepeda internasional berkeliling Denpasar sejauh 25 kilometer dengan pakaian khas negara masing-masing dalam semangat keberagaman. Sedangkan peserta dari Indoensia akan mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah.

Bambang mengungkapkan, Indonesia khususnya Bali dipilih sebagai tuan rumah IVCA 2018 merupakan kebanggan, karena Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang menjadi tuan rumah sejak konggres IVCA pertama kali diadakan di Grantham, Inggris, pada 1981. Indonesia juga merupakan negara yang memiliki penggemar sepeda tua terbanyak di seluruh dunia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah mendukung acara IVCA dan memberikan ruang yang luas dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sebelumnya rangakain acara IVCA 2018 dibuka dengan kirab estafet trofi IVCA oleh 10 peserta inti dan ratusan penggemar sepeda tua anggota KOSTI. Kirab ini mengambil start di Pantai Anyer, Banten pada 24 Maret 2018 menuju finish di Pantai Matahari Terbit, Sanur.

Peserta menempuh jarak kurang lebih 1.500 kilometer dan sampai di Kota Denpasar pada 10 April 2018.

“Pemkot Denpasar sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan IVCA yang dilaksanakan dengan berbagai rangkaian kegiatan di Kota Denpasar,” ujar Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana.

Dia berharap, event tersebut dapat meningkatkan promosi pariwisata Kota Denpasar. Para peserta IVCA diharapkan dapat menikmati keindahan pantai, pasar, dan kawasan puri sebagai ikon pariwisata Kota Denpasar.

Meski demikian, Hendaryana juga mengimbau agar para peserta menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kongres.

“Pemkot Denpasar mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia IVCA dan komunitas sepeda tua yang telah mempercayai Kota Denpasar sebagai tempat pelaksanaan kongres,”katanya. (*/Sir)