Pastika Minta Peserta Diklat Kepemimpinan Jadi Agen Perubahan

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberi wejangan kepada peserta Diklat Kepemimpinan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (9/8/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika meninjau pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tk. 2 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (9/8/2018).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Pastika beramah-tamah dengan para peserta yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Pastika berharap para peserta bisa menjadi pemimpin perubahan. Sebab, menurut dia,  perkembangan teknologi informasi begitu cepat, sehingga para pemimpin harus tanggap terhadap perubahan yang terjadi.

“Mari kita jadi agent of change,” tegas Pastika yang didampingi Kepala BPSDM Provinsi Bali IB Sedawa dan Kepala Biro Humas dan Protokol yang sekaligus menjadi peserta diklat I Dewa Gede Mahendra Putra.

Selain itu, Pastika juga menyatakan pelatihan tersebut bukan hanya untuk membuat para peserta pintar, tetapi semua ilmu yang didapat harus bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita sudah dibiayai negara, kita berhutang kepada negara. Jadi, segala ilmu yang didapat harus diaplikasikan. Jadi, kita harus bayar ke masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, kedepan para pemimpin juga harus bekerja secara efektif dan efisen dalam bekerja. Lebih lanjut, Pastika juga mengatakan selain menambah ilmu, diklat tersebut juga bisa digunakan untuk menambah teman atau jaringan.

“Jadi, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dari teman di sini, bangun jaringan juga karena suatu saat kita pasti akan memerlukan,” imbuhnya.

Apalagi, menurut Pastika, para peserta kali ini datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk itu, ia berharap kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya. “Inilah kesempatan kita belajar satu sama lain. Di sini juga kita belajar tentang NKRI dan Bhineka Tungga Ika,” tandasnya. (*)