Pastika dan Petrus Sepakat akan Persiapkan Calon Polisi Tangguh

oleh
Pemprov Bali dan Polda Bali tandatangani kerjasama pendidikan dan pelatihan calon anggota Polri, Rabu (25/10/2017) (Foto Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubenur Bali Made Mangku Pastika bersama Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose  menandatanganan naskah kerjasama antara Pemerintan Provinsi Bali dan Polda Bali yang digelar di gedung Bappeda Litbang Provinsi Bali, disaksikan para bupati dan walikota, Senin (25/10/2017).

Pastika mengatakan, kerjasama yang dibangun antara Pemerintah Provinsi bersama Polda Bali berupa penyelengggaraan program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri bagi putra-putri daerah yang berprestasi.

“Dalam kerangka lebih luas, kerjasama ini adalah bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Bali, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Generasi muda Bali memiliki potensi yang besar untuk maju, walaupun beberapa diantaranya berasal dari keluarga miskin namun bisa prestasi akademik dan non akademik,” kata Pastika.

Pastika mengungkapkan, saat ini  ada 4  orang alumni SMAN Bali Mandara yang diterima di Akademi Kepolisian ( AKPOL) dan 3 orang iterima di Bintara.

Sementara , Kapolda Bali Petrus R Golose menjelaskan,  Polri secara rutin melaksanakan rekrutmen anggota  untuk menjadi Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama. Polri melalui beberapa tahapan-tahapan seleksi yang dilaksanakan dengan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis serta clear and clean.

Sehingga kerjasama bersama Pemerintah daerah yang dijalin dalam perekrutan tersebut menurutnya untuk menyiapkan generasi muda Bali yang handal guna menghadapi persaingan dalam perekrutan maupun saat diterima dan saat menjalankan  tugas.

“Kami ingin siapkan orang Bali jadi petarung yang handal, dan tidak hanya tangguh di Bali saja, tetapi juga diluar bali,” ucapmya.

Menurut Kapolda, dilihat dari  pendaftaran yang lalu, animo masyarakat Bali sangat tinggi. Jumlah pendaftar saat itu mencapai 3000 orang lebih. Untuk itu, SDM para pelamar ini harus dipersiapkan dengan baik agar bisa melewati setiap tahapan seleksi dengan baik.

“Karena pengalaman sebelumnya itu banyak yang gagal karena tidak mempersiapkan fisik maupun akademik, sehingga kalah bersaing di  tingkat daerah maupun  pusat,” tutup Kapolda.(Mkf)