Pastika Berjanji Perkuat Lembaga World Hindu Parisad

oleh
Gubernur Pastika menerima kunjungan pengurus DPP PERADAH Indonesia Bali dan dan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima kunjungan jajaran pengurus DPP PERADAH Indonesia Bali dan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di kantornya, Kamis (21/12/2017). Kepada tamunya, Gubernur Pastika mengaku akan berusaha memperkuat keberadaan World Hindu Parisad (WHP) dimana dirinya baru ditunjuk sebagai presiden lembaga tersebut.

Pastika mengaku terhormat karena dipercaya memimpin organisasi Hindu internasional tersebut. “Sebelumnya Presiden WHP dijabat oleh Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, yang notabene adalah seorang Pendeta dan ahli agama. Sedangkan saya bukan. Maka, ini menjadi tantangan saya untuk menjalankan tanggung jawab sekaligus merangkul umat,” jelasnya.

Sebagai langkah awal kerja di organisasi itu, Pastika akan membentuk badan hukum organisasi tersebut. “Supaya WHP tidak dianggap organisasi liar. Maka, kita akan bentuk badan hukum terlebih dahulu agar tercatat secara resmi,” jelasnya.

Selain itu, Pastika sudah mengisi personel kelembagaan dengan orang-orang yang mumpuni di bidang agama Hindu. Setelah dilantik menjadi Presiden WHP, Pastika menunjuk Ketut Ngastawa dan Ketut Donder sebagai Vice President. “Ke depan saya akan mencari Vice President dari India dan Amerika, sehingga kita punya empat Vice President yang akan memublikasikan eksistensi WHP hingga ke seluruh dunia,” imbuhnya.

Terkait beberapa saran yang disampaikan pemuda-pemudi dari PERADAH dan KMHDI, Pastika akan memasukkannya dalam agenda kerja WHP. Dia juga berharap organisasi ini makin dikenal luas oleh masyarakat Hindu di Bali maupun di seluruh dunia, serta bisa menyuarakan kepentinga Hindu di dunia internasional.

Sebelumnya Ida Ayu Made Purnamaningsih, memberikan beberapa masukan yang dihimpun oleh organisasi PERADAH yang dipimpinnya serta KMHDI. Selain penguatan kelembagaan dari segi pengurus maupun finansial, dia berharap melalui kepemimpinan yang baru, WHP bisa menghilangkan kesan organisasi eksklusif dan menjadi organisasi inklusif dan ramah terhadap semua golongan.

“Kami ingin semua masyarakat Bali hingga di pelosok bisa mengetahui eksistensi WHP, dan apa tujuan terbentuknya WHP,” jelasnya.

Untuk skala yang lebih besar, Purnamaningsih berharap WHP bisa menyuarakan kepentingan umat Hindu di level internasional. Sebab, menurut dia, sudah saatnya Hindu tampil di kancah dunia.

Untuk itu, Purnamaningsih berharap melalui jaringan luas yang dimiliki Pastika, WHP bisa tergabung dalam berbagai forum Hindu dunia sesuai dengan visi dan misi yang diemban. Hal lain yang menurutnya penting dilakukan adalah upaya memfasilitasi pemuda Hindu di Indonesia untuk mengembangkan SDM guna penguatan sumber daya Hindu di Indoensia. (Sir)