Pasraman Diperlukan untuk Membangun Generasi Muda Bali

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima kunjungan Dewan Pengurus Perkumpulan Pasraman Indonesia di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai keberadaan Perkumpulan Pasraman Indonesia (PPI)  sangat penting untuk membangun generasi muda yang secara teknologi menguasai, tetapi rapuh dalam hal srada dan bakti. Untuk itu, perlu pembinaan berkesinambungan, khususnya dalam menghadapi pengaruh dari luar pada era globalisasi ini.

“Sekarang pengaruh dari luar besar sekali. Kita perlu membekali generasi muda dengan pemahaman agama yang benar,” kata Gubernur Pastika saat menerima kunjungan Dewan Pengurus PPI di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/4/2018).

Pastika mengatakan PPI diperlukan untuk menyatukan pasraman-pasraman yang ada. Sebagai agama yang menghargai perbedaan, Pastika berpendapat, tetap diperlukan penyatuan dalam beberapa hal agar perbedaan tersebut tak menimbulkan pertentangan di kemudian hari.

Pasrikan mengatakan satu hal tersebut adalah panca sradha. Menurut dia, panca sradha ada dalam semua ajaran agama Hindu. Oleh sebab itu, dia mengusulkan agar ada materi wajib yang diajarkan di semua pasraman.

Terkait dukungan pemerintah, Pastika mengatakan PPI dapat berkoordinasi dengan beberapa OPD yang menangani pendidikan seperti Dinas Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, bahkan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM. “Mereka (OPD) punya program untuk pendidikan nonformal,” kata Pastika.

Ketua Umum PPI Guru Sri Hasta Dhala menyampaikan PPI mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas generasi muda. Pihaknya sudah melakukan berbagai sarasehan yang akan dituangkan ke dalam program untuk mencapai tujuan tersebut. “Misalnya, bagaimana peran PPI untuk menangani kenakalan remaja,” kata Guru Sri Hasta Dhala.

PPI juga akan membuat festival pasraman tahunan untuk menunjukkan apa yang sudah diperbuat oleh pasraman.

Pembina PPI Ida Rsi Wisesa Nata mengatakan pasraman dan pihak-pihak terkait perlu bergerak secara sinergis kedepan. Secara lokal, menurut dia, pasraman-pasraman yang ada sudah bagus, tetapi perlu ada kebersamaan agar lebih baik. (*/Sir)