Pasien COVID-19 yang Sembuh di Bali Bertambah Jadi 10 Orang

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Pasien positif COVID-19 di Bali yang dinyatakan sembuh terus bertambah. Hingga Rabu (1/4/2020), jumlah pasien yang sembuh sebanyak 10 orang, yang terdiri dari dua WNA dan delapan WNI.


Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan makin betambahnya pasien COVID-19 yang sembuh menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan bahwa penyakit ini bisa disembuhkan. “Kuncinya adalah disiplin menjaga kesehatan dan mengikuti prosedur karantina,” katanya, Rabu (1/4/2020).

Yang menarik, kata dia, dari enam orang tambahan pasien yang dinyatakan sembuh, dua di antaranya adalah mereka yang baru diumumkan positif. “Jadi, dua orang ini dinyatakan positif dan sembuh dalam waktu yang bersamaan,” ungkapnya.

Menurut Indra, hal itu terjadi karena penentuan status positif membutuhkan waktu dan alur yang cukup panjang. Kendatipun uji sampel swab PDP sudah bisa dilakukan di RSUP Sanglah, tetapi ketika hasilnya positif, tetap harus dibawa lagi ke laboratorium rujukan di Jakarta. Namun untuk hasil uji laboratorium negatif, kata Indra, daerah bisa langsung mengumumkan.

“Selama menunggu hasil uji lab di Jakarta, PDP mengalami proses penyembuhan. Inilah yang memungkinkan hasil tes positif dan kesembuhan pasien bisa diumumkan secara bersamaan,” tuturnya.

Sampai Rabu (1/4/2020) sore, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Bali berjumlah 157 orang atau bertambah dua orang yang terdiri dari 2 WNI. Dari 157 sampel yang telah diuji, telah keluar hasil sampel 136 orang, yaitu 111 orang negatif, 25 orang positif. Berarti terdapat tambahan 14 orang negatif dan 6 orang positif WNI.

“Tambahan enam orang positif yang merupakan WNI itu penularannya bukan dari transmisi lokal, namun terpapar saat mereka bepergian ke luar daerah Bali,” ungkapnya. (*)