Pasca Kericuhan, Polda Jatim Terjunkan Brimob dan Sabhara ke Sampang

oleh
Ilustrasi. (Ist)
banner 300250

Surabaya, suarabali.com – Pasca kericuhan yang berujung pembakaran Mapolsek Tambelangan di Kabupaten Sampang, Madura oleh massa aksi 22 Mei kemarin, Polda Jatim mengirimkan bantuan personel Brimob dan Sabhara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera membenarkan jika Polda Jatim telah mengirimkan personel tambahan untuk mengamankan Sampang, Madura. Apalagi, penambahan personel tersebut berdasarkan perintah pimpinan langsung.

“Setidaknya kemarin ada 300 personel yang dikirim (ke Sampang) untuk backup pengamanan. Dua kompi Brimob dan satu kompi Sabhara,” jelas Frans Barung, Rabu (23/5/2019).

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini juga menjelaskan bahwa saat ini Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Toni Harmanto sudah berada di Sampang, Madura, untuk memberikan pengarahan kepada personel Polres Sampang.

“Termasuk personel yang akan mem-backup Polres Sampang,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Luki Hermawanbersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi telah berangkat ke Sampang.

Diberitakan sebelumnya, aksi 22 Mei di Kabupaten Sampang berakhir ricuh. Sejumlah massa membakar Mapolsek Tambelangan sekitar pukul 22.00 WIB. Kedatangan massa juga diikuti dengan pelemparan batu ke mapolsek. (*)