Pariwisata Bali Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Tiongkok

oleh
Bali menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum yang diselenggarakan pemerintah Tiongkok dan C-Trip di Xanxi Convention Center, Xian Provinsi Xanxi, Tiongkok pada 19 April 2018. (Ist)
banner 300250

Xian, suarabali.com – Pariwisata Indonesia kembali mendapat pengakuan dunia. Tidak tanggung-tanggung, Bali menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum. Even tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Tiongkok dan C-Trip di  Xanxi Convention Center, Xian Provinsi Xanxi, Tiongkok pada 19 April 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan penghargaan ini menandai Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Terlebih penghargaan ini semakin mengukuhkan Bali yang pada tahun 2017 meraih the best destination 2017 versi TripAdvisor.

“Mengapa award menjadi penting? Seperti yang sudah saya singgung, award begitu penting bagi kita karena tiga alasan yang saya singkat 3C yakni: Confidence, Credibility, dan Calibration,” tutur Menteri Arief, Jumat (20/4/2018).

Menurut Arief Yahya, terkadang ada yang menanyakan apa gunanya memenangkan award. “Tapi, kita bisa balik pertanyaannya. Apa salahnya jika kita memenangkan sebuah award? Apakah salah kita lulus dalam ujian dengan nilai yang terbaik, tentu raihan ini harus kita syukuri,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kemenpar sambut kemenangan Bali yang menyabet 3 katagori award sekaligus, yakni sebagai Top 10 Overseas Destination, Top 10 Luxury Travel Destination, dan Top 10 Honeymoon Destination for Chinnese Tourists selama tahun 2017.

Untuk kategori award Top 10 Honeymoon Destination, Bali berada di urutan pertama mengalahkan destinasi kelas dunia bergengsi lainnya seperti Hawai,  Paris, New York, Dubai, Sanya, Madrid, Sydney, Guam, dan Valietta,

“Sedangkan untuk award kategori Top 10 Overseas Destination dan Top 10 Luxury Travel Destination, Bali berada di urutan 4,” kata Asdep Pemasaran Greater China Kemenpar, Vinsensius Jemadu, ketika menerima award  yang disampaikan oleh CEO  Destination Marketing C-Trip dalam acara  perhelatan akbar Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Tiongkok dan C-Trip di  Xanxi Convention Center, Propinsi Xanxi, China, Kamis (19/4/2018).

Pria yang biasa disapa Bro VJ itu menyempatkan datang ke Xanxi, Tiongkok, di tengah acaranya dalam memimpin road show sales mission di 3 kota besar, yakni Nanning, Shenzhen, dan Guangzhou.

Dia mengatakan, kemenangan selalu direncanakan sebagaimana kerap disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan award ini begitu penting, karena tiga alasan yang disingkat dengan 3C, yakni Confidence, Credibility, dan Calibration.

Penetapan pemenang award yang dilakukan C-Trip bekerja sama dengan pemerintah Tiongkok tersebut berdasarkan kreteria dari search volume, booking volume, comments volume, dan voting dari 300 juta global members C-Trip.

Seperti diketahui, Kemenpar tahun ini telah menetapkan China sebagai Top 5 (China, Eropa, Australia, Singapura, dan India) pasar utama wisatawan mancanegara 2018 berdasarkan kriteria 3S (size, sustainability, dan spending).

Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, pada periode Januari-November 2017 yang lalu, jumlah kunjungan wisman China ke Indonesia mencapai 1,9 juta wisman dengan pertumbuhan atau sustain growth sebesar 42,2 % dan memberikan devisa atau total spread (spending) US$ 1,94 miliar.

“Tahun ini China kita tetapkan menjadi pasar utama, karena total nilai dari size, sustain (growth), dan spread (spending) tertinggi mencapai 92 %. Sedangkan posisi kedua adalah Eropa, total nilainya 77 %,” kata Pitana. (*/Sir)