Panglima TNI dan Kapolri Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018

oleh
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat 2018" di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (6/6/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2018” dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439 H di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan TNI-Polri telah mendapatkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan dari rakyat untuk memberi rasa aman, membangun ketenangan, mewujudkan ketertiban, dan menjadikan iklim yang kondusif agar selama arus mudik, pelaksanaan ibadah maupun silaturahmi dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

“Semua ini tidak lepas dari semangat, disiplin, tanggung jawab, militansi, dan loyalitas dengan tetap berpegang teguh kepada perintah atasan,” kata Panglima TNI.

Menurut dia, kepercayaan dan kehormatan merupakan buah dari dedikasi dan pengabdian yang selama ini dilakukan dengan baik tanpa lelah dan pamrih.

“Saya mengucapkan terima kasih dan juga menyampaikan rasa bangga kepada prajurit TNI-Polri di seluruh tanah air dan instansi terkait lainnya karena mampu memberikan darma bakti terbaik kepada Ibu Pertiwi,” ujarnya.

Hadi Tjahjanto menyampaikan satu hal yang menjadi kunci keberhasilan tugas tersebut adalah adanya sinergi, kerja sama, dan kolaborasi yang erat setiap komponen yang terkait dalam Operasi Ketupat 2018.

“Sinergi, kerja sama, dan kolaborasi tersebut hendaknya berjalan di tiap level satuan, mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah dan setiap personel yang bertugas sebagai ujung tombak di lapangan,” tandasnya.

Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, ada yang berbeda pada tugas Operasi Ketupat 2018. Selain  bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, juga bersamaan dengan rangkaian kegiatan Pilkada Serentak di 171 wilayah seluruh Indonesia dan kegiatan Tahapan Pemilu Presiden 2019.

“Situasi yang demikian kompleks tersebut tentunya membutuhkan perhatian lebih dan kerja keras yang maksimal untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Oleh karenanya, mari kita cermati, waspadai, dan antisipasi setiap perkembangan sekecil apapun demi suksesnya tugas mulia yang kita emban bersama,” ujarnya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2018” dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439 H bertujuan untuk melihat dan memastikan kesiapan personel dan alat perlengkapan dalam menghadapi tugas yang sangat mulia . Operasi Ketupat 2018 ini berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 7 sampai 24 Juni 2018.

Turut hadir pada acara tersebut, di antaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimuljono, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto, dan Kepala Basarnas Marsdya TNI M. Syaugi. (*/Sir)