Ngeri, Polisi Temukan Pabrik Rumahan Ekstasi Jenis Baru

oleh
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Hengki Haryadi membeberkan penemuan pabrik pil ekstasi di Perumahan Sentra Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (Ist)
banner 300250

Bogor, suarabali.com – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap pabrik pil ekstasi di Perumahan Sentra Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi  juga berhasil menangkap seorang penghuni rumah berinisial AP (40) yang menjadi pengedar sekaligus memproduksi barang haram tersebut.


Di lokasi penangkapan, polisi mengamankan ribuan butir pil ekstasi, termasuk mesin dan bahan pembuatannya. Selain itu, polisi juga menemukan pil ekstasi jenis baru yang dinilai langka dan cukup berbahaya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Hengki Haryadi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan bandar narkoba berinisial SI (55) dan RS (24) pada Jumat (21/9/2018).

Diketahui tersangka AP mampu memproduksi 500 butir pil ekstasi dalam sehari. Dari pengakuan AP, ia sudah memproduksi ekstasi selama satu tahun.

Kabid Narkoba Puslabfor Mabes Polri Kombes Pol. Sodiq Pratomo menjelaskan, pil ekstasi tersebut berbahan dasar three in one atau tiga jenis bahan berbahaya dijadikan satu.

Pil ekstasi biasanya hanya mengandung bahan untuk efek stimulan. Namun, pada pil ektasi yang ditemukan sudah ditambahi bahan-bahan lain untuk efek halusinogen dan depresan.

“Jadi, ada tiga-tiganya, bisa Anda bayangkan kalau mesin panas, lagi exiting tinggi, kemudian diturunkan tingginya, pasti otak kita gak karuan,” kata Kombes Pol. Sodiq Pratomo di Cibinong, Bogor, Senin (24/9/2018).

Untuk menyiasati ekstasi jenis baru tersebut, pelaku membuat ekstasi palsu. “Jadi, kalau dia ketangkap, yang ketangkap ekstasi palsunya isinya hanya cafein, untuk ngecohnya dia kasih yang isinya cafein, tapi ternyata dia buat yang lain,” kata Sodiq Pratomo. (*)