Minta Masukan, Jokowi Kumpulkan Seniman dan Budayawan di Istana

oleh
Presiden Jokowi bertemu dengan perwakilan seniman dan budayawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/12/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Presiden Jokowi bertemu dengan perwakilan seniman dan budayawan di Istana Merdeka, Jakarta, sekira pukul 16.00 WIB, Selasa (11/12/2018). Pertemuan ini merupakan inisiatif Presiden yang ingin menindaklanjuti strategi kebudayaan yang beberapa waktu lalu disampaikan kepada Presiden dalam acara Kongres Kebudayaan Indonesia.

“Saya ingin mendengar, berdiskusi, dan mendapatkan masukan-masukan mengenai yang disampaikan kepada saya kemarin, mengenai strategi kebudayaan sebagai sebuah arah umum untuk kemajuan kebudayaan 20 tahun yang akan datang,” kata Presiden Jokowi, seperti dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Dalam pertemuan ini, Kepala Negara mengaku hanya ingin mendengar masukan-masukan dari para seniman dan budayawan kepada dirinya sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam pengambilan kebijakan.

Kurang lebih sebanyak 37 seniman dan budayawan hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam. Tampak di antara mereka penyair M. Aan Mansyur, pegiat tradisi Kasepuhan Abah Asep Nugraha, dan produser film berbasis budaya Abduh Azis.

Ada pula pegiat musik Jaya Suprana, penggerak sekolah rimba Butet Manurung, pegiat permainan rakyat Endi Aras, dan budayawan Edi Sedyawati. (*)