Menpar: Anak Muda Berperan Penting Kembangkan Pariwisata

oleh
Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menekankan pentingnya peranan anak muda (the youth) dalam mengembangkan sektor pariwisata. Hal ini disampaikan Menpar Arief Yahya dalam talkshow “YOUTH x Public Figure: Bapak Arief Yahya x Erix Soekamti” di XXI Epicentrum Studio I Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Acara talkshow ‘YOUTH x Public Figure Vol. 4’ kali ini merupakan hasil sinergi antara Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dengan  We The Youth sebagai wadah anak muda berpendapat, bertukar pikiran, dan berdialog melalui berbagai platform kekinian yang relevan. Penyelenggaraan acara YOUTH x Public Figure tersebut secara rutin digelar dengan mengangkat tema-tema aktual dan menjadi sorotan anak-anak muda.

Dalam talkshow YOUTH x Public Figure Vol. 4 yang mengangkat tema “Waktu Indonesia Berlibur” akan ditampilkan dua public figure, yaitu Menpar Arief Yahya dan Erix Soekamti, anak muda yang sukses sebagai content creator, dan dipandu oleh moderator Akbarry.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Kemenpar tengah mengembangkan program strategis pariwisata yang melibatkan anak muda, yaitu destinasi digital dan nomandic tourism. Dua program ini sebagai strategi untuk merebut wisatawan manegara (wisman) yang tahun ini menargetkan 17 juta wisman dan 20 juta wisman pada 2019.

Destinasi digital adalah destinasi yang populer di dunia maya, viral di media sosial, dan hits di Instagram. Generasi milenial atau lebih populer disebut ‘Kids Zaman Now’ sering menyebut diferensiasi produk destinasi baru ini dengan istilah instagrammable.

Sementara itu nomadic tourism, kata Menpar Arief, sebagai solusi dalam mengatasi keterbatasan unsur 3-A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas), khususnya untuk sarana amenitas atau akomodasi yang sifatnya bisa dipindah-pindah dan bentuknya bermacam-macam seperti glamp camp, home pod, dan caravan.

Sedangkan aksesibilitasnya adalah sea plane dengan mudah membawa wisatawan dari pulau ke pulau di Indonesia yang jumlahnya mencapai 17 ribu lebih.

“Target Kemenpar ingin membangun 100 pasar digital di 34 provinsi dan 10 nomadic tourism (glamp camp, home pod, dan caravan) di destinasi unggulan,” kata Menpar Arief.

Saat ini jumlah backpacker yang kebanyakan adalah generasi milenial di seluruh dunia mencapai 39,7 juta orang yang  terbagi dalam 3 kelompok besar. Pertama, flashpacker atau digital nomad memiliki potensi sekitar 5 juta orang yang menetap sementara di suatu destinasi sembari bekerja.

Kedua, glampacker atau milenial nomad mencapai 27 juta orang dengan mengembara di berbagai destinasi dunia. Ketiga, luxpacker atau luxurious nomad  sebanyak 7,7 juta orang lebih suka mengembara untuk melupakan hiruk-pikuk aktivitas dunia.

Acara talkshow YOUTH x Public Figure oleh GenPI X We The Youth tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada anak muda bahwa Kemenpar aktif menggandeng anak muda secara nyata. Adanya engagement Menpar dengan anak muda di bidang pariwisata dan keterlibatan anak muda tersebut diwujudkan dalam pemenangan award, kegiatan GenPI daerah, dan destinasi digital.

Kolaborasi GenPI dan We The Youth dalam penyelenggaraan acara talkshow YOUTH x Public Figure Vol.4, rencananya akan ditindaklajuti dengan pembuatan pilot project destinasi digital di Jakarta yang lokasi dan temanya segera ditentukan kemudian.

Seperti diketahui, We The Youth secara rutin menggelar kegiatan online dan offline. Di antaranya talkshow YOUTH x Public Figure yang kini memasuki volume ke-4. Volume satu dan dua telah berlangsung belum lama ini dan akan berlanjut dengan volume 3 dengan menampilkan public figure Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Reza Rahadian pada 12 Mei 2018.  (*/Sir)