Menang Telak di Bali, Besok Koster Diminta Bertemu Presiden Jokowi di Istana

oleh
Gubernur Bali Wayan Koster. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Jika tak ada aral melintang, Gubernur Bali Wayan Koster akan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta pada Senin (22/4/2019) besok. Undangan ini diterima Koster berkat tingginya perolehan suara pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin di Provinsi Bali pada Pilpres yang digelar 17 April 2019 lalu.

Wayan Koster mengaku terkejut saat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghubunginya melalui telepon pada Kamis (18/4/2019) petang. Jokowi menyampaikan apresiasinya atas dukungan luar biasa rakyat Bali pada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Beliau menelepon pukul 18.30 saat saya masih berada di Jaya Sabha,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu.

Koster merupakan Gubernur dan Ketua DPD PDI Perjuangan pertama yang ditelepon Jokowi. Hal ini sebagai apresiasi atas tingginya suara yang dicapai pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres kali ini.

BACA JUGA:

“Beliau telah menerima laporan bahwa persentase suara Capres no 01 mencapai 92 persen di Bali, persentase tertinggi di antara 34 provinsi di Indonesia. Beliau mengucapkan terima kasih atas pencapaian itu,” kata Koster.

Pencapaian persentase tersebut merupakan surprise bagi Jokowi, yang sebelumnya memperkirakan dukungan di Bali akan mencapai 80 persen.

“Jadi, beliau juga ingin menitipkan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali atas dukungan yang luar biasa itu,” imbuh Koster.

Jokowi juga mengapresiasi kerja dan pendekatan yang telah dilakukan Koster terhadap para tokoh masyarakat saat acara tatap muka pada 22 Maret 2019 di Ardha Candra. Meski diguyur hujan lebat, acara tatap muka antara Jokowi dan ribuan tokoh masyarakat Bali itu berlangsung hangat dan penuh gelak tawa.

Di akhir percakapan telepon itu, Koster menyampaikan rencananya untuk menghadap Presiden guna menyampaikan sejumlah aspirasi untuk pembangunan Bali pada masa mendatang.

“Beliau menyambut baik dan meminta saya untuk menghadap minggu depan di istana,” ujar Koster. (*)