Lombok Kembali Diguncang Gempa 7 SR, Warga Diminta Hindari Pantai

oleh
banner 300250

Lombok, suarabali.com – Gempa kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).  Kali ini, gempa terjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18:46:35 WIB dengan magnitudo 7,0 SR pada kedalaman 15 Km, berjarak 27 Km timur laut Lombok Utara. Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa bumi utama berada pada koordinat 8,37° LS  dan 116,48° BT.

Berdasarkan rilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pusat gempa bumi berada di laut. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen, dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier.

“Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak, dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi,” tulis PVMBG dalam rilis yang diterima suarabali.com.

Dijelaskan, berdasarkan posisi dan kedalamannya, diperkirakan sumber gempa bumi berasosiasi dengan Flores back- arc Thrust.

Menurut BMKG, gempa bumi dirasakan VI MMI di Mataram, Lombok. Menurut info dari Pos Pengamatan Gunung  Agung, gempa bumi ini terasa IV MMI di Pos PGA Agung. Gempa bumi ini diperkirakan menimbulkan tsunami, sehingga dikeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, berdasarkan informasi terkini,  peringatan tsunami sidah dicabut.

Meski demikian, PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta  informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. “Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami,” tulis PVMBG.

PVMBG menerangkan, gempa bumi susulan akan lebih kecil dari gempa bumi utama. Namun, masyarakat diharapkan agar tetap waspada. Bagi warga di sekitar pantai Lombok Utara diminta menghindari wilayah sekitar pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. (*)