Lewat Berbagai Inovasi, Pemkot Denpasar Siap Mengiktui Kompetisi Sinovik

oleh
AAN Rai Iswara memaparkan kesiapan Pemkot Denpasar mengikuti kompetisi Sinovik yang akan digelar Kemen PAN RB, Selasa (20/2/2018). (Foto: Dsd)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar bersiap untuk mengikuti kompetisi Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

‘’Seluruh OPD yang telah memiliki inovasi dalam pelayanan publik agar segera mempersiapkan diri untuk ikut serta dalam lomba Sinovik yang digelar Kemen PAN RB,’’ ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Denpasar, Selasa (20/2/2018).

Rai Iswara mengatakan masing-masing OPD Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan inovasi seperti inovasi dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar lewat aplikasi Sistem Pengadaan Barang/Jasa Terintegrasi (Si Baris).

Begitu juga Dinas Perhubungan Kota Denpasar melalui inovasi Sistem Pelayanan Bus Sekolah Denpasar (SIBUSED) untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas. Dalam inovasi ini, menurut Rai Iswara, ketertarikan bukan pada armada bus yang disiapkan, melainkan kelengkapan sistem teknologi informasi yang berada di dalam bus sekolah tersebut.

Dengan kelengkapan sistem tersebut, siswa sekolah yang menggunakan bus tersebut dapat langsung dimonitor oleh orangtua terkait keberadaan anak-anaknya.

‘’Dimana bus itu berhenti, orangtua bisa melacaknya atau memonitoring keberadaan anaknya. Inovasi ini sangat bagus dalam memberikan kemanfaatan kepada masyarakat,’’ ujarnya.

di bidang kesehatan, kata dia, Pemkot Denpasar juga memiliki inovasi Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (DAMAKESMAS).

“Untuk itu, saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas inovasi-inovasi yang telah dimunculkan serta memberikan dampak yang sangat besar bagi kemanfaatan masyarakat,’’ tambahnya.

Untuk mengikuti kompetisi Sinovik, semua OPD dapat melaporkan inovasi-inovasinya  yang nanti didaftarkan di Kemen PAN RB. Sehingga, dalam kompetisi Sinovik, Pemkot Denpasar dapat mendaftarkan inovasi sebanyak mungkin.

‘’Meskipun tidak mendapat juara, namun kita bisa masuk nominasi mengirim terbanyak, untuk menjaga kelembagaan dan memperkuat citra Kota Denpasar,’’ ucapnya. (Dsd/Sir)