Layar Ponsel Hancur Dapat Utuh Sendiri

oleh
banner 300250

Amerika, suarabali.com – Kasus ponsel jatuh kebanting dan kaca pecah cukup banyak.BIaya reperasinya lumayan mahal. Kini ditemukan teknologi baru dimana kaca ponsel mempunya kemampuan “self healing” atau menjadi utuh sempurna setelah hancur berderai.

Ahli kimia di universitas California di Riverside mengembangkan satu komposit khusus untuk layar smartphone agar ketika terjatuh dan pecah mampu melakukan self healing.

Bisnis produksi layar ponsel termasuk bisnis bernilai besar didunia. Produsen membuat layar kaca untuk berbagai jenis smartphone dengan klaim anti gores, tapi bukan artinya anti pecah. Karena itu pemakai ponsel biasanya memberi tambahan kondom silikon atau casing luar untuk membuat proteksi tambahan agar saat jatuh maka ponsel tetap aman.

Diakhir dekade ini, penempuan kaca layar self healing disebutkan akan mengakhiri era bisnis pembuatan layar smartphone. Ketika ponsel jatuh dan kaca pecah, maka dalam hitungan jam, kaca itu akan kembali utuh terekat satu dengan lainnya sempurna.

Kunci untuk materi penyembuhan diri adalah molekul yang menarik satu sama lain, yang pada akhirnya memungkinkan setiap kerusakan akan sembuh sendiri secara sempurna untuk menjadi utuh.

Bahan baru ini dibuat oleh para ahli kimia di UC Riverside dipimpin oleh Chao Wang, bahannya adalah kombinasi dari polimer elastis dan garam ion tipe khusus yang saling mengikat, disebut interaksi “ion dipole”.

Interaksi itulah yang membentuk daya tarik yang kuat antara molekul-molekul, yang berarti dapat pulih dari kerusakan termasuk pecah berantakan. Jika bahan baku ini dibelah dua, maka mereka akan menjadi satu utuh kembali dengan sendirinya dalam waktu kurang dari satu hari.

Bahan material ini juga dapat ditarik molor hingga 50 x ukuran aslinya. Fitur penting lainnya dari bahan ini adalah kemampuannya untuk menghantarkan listrik sehingga cocok untuk digunakan sebagai bagian dari layar sentuh.

Wang percaya polimer elastis ini akan digunakan oleh produsen smartphone pada tahun 2020. Hal ini dapat digunakan untuk layar, tetapi juga untuk bodi ponsel, yang berarti bahwa casing yang terbanting dan mengalami kerusakan parah dapat “sembuh” mulus kembali dengan segera.

Sekarang kita harus berharap perusahaan seperti Apple atau Samsung tidak membeli paten untuk polimer ini dan menjaga bahan komposit (Hsg)