Layanan Berbasis Elektronik, Polda Bali Unggulkan ‘Salak Bali’

oleh
Polda Bali memiliki layanan pengaduan dalam jaringan yang disebut Salak Bali. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Polda Bali memiliki layanan pengaduan dalam jaringan yang disebut Salak Bali atau singkatan dari Sistem Aplikasi Layanan Kepolisian Bali. Aplikasi Salak Bali berfungsi untuk memberikan kecepatan dan mempermudah akses pada laporan atau pengaduan masyarakat.


Polda  Bali mengklaim laporan masyarakat melalui aplikasi Salak Bali ini dapat diproses hanya dalam hitungan menit. Petugas kepolisian akan segera tiba di tempat kejadian.

“Kalau dalam radius dua kilometer dari Polres atau Polsek mungkin bisa tiga menit polisi sudah datang,” kata Kabag Ops. Polda Bali AKBP Ketut Arnawa di Polda Bali.

Untuk kecepatan personel tiba di lokasi, menurut Ketut Arnawa, tergantung pada sinyal lokasi masyarakat melapor serta personel. Apabila posisinya dekat dengan masyarakat yang melapor, personel dapat langsung mendatangi lokasi kejadian gangguan ketertiban atau kemacetan yang dilaporkan.

Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose mengimbau agar seluruh polisi di Polda Bali hingga Polres dan Polsek diwajibkan memiliki aplikasi Salak Bali agar dapat menerima laporan secepat mungkin. Meski demikian, dia mengakui masih banyak personel yang belum memiliki ponsel pintar.

Ada sekitar 20 laporan mengenai gangguan ketertiban serta kemacetan yang diterima Polda Bali dan jajarannya setiap harinya.

Masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi Salak Bali hanya perlu mengunduh aplikasi tersebut di Play Store/App Store dan saat mengirimkan laporan disertai dengan foto kejadian untuk menghindari hoax atau berita palsu.

Aplikasi Salak Bali yang dirilis pada 29 Maret 2017 lalu dan kini telah diunduh lebih dari 10 ribu kali juga dapat menerima dan memproses panggilan darurat (SOS) dari penggunanya. (*)