Lapas Kerobokan Disisir, Petugas Temukan Barang Terlarang Ini

oleh
Tim gabungan yang dipimpin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan melakukan sweeping di Lapas Kelas II-A Kerobokan Badung, Jumat (1/3/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Tim gabungan yang terdiri dari Polda Bali, Satuan Brimobda Polda Bali, Polresta Denpasar, Polres Badung, Kodim 1611 Badung, dan BNN Badung melakukan sweeping di Lapas Kelas II-A Kerobokan Badung, Jumat (1/3/2019).

Sebanyak 900 personel yang dipimpin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan bersama Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menggeladah satu per satu warga binaan Lapas Kerobokan yang berjumlah 1.635 orang. Petugas menyisir 122 kamar di 15 blok Lapas Kerobokan.

Petugas juga melibatkan anjing pelacak untuk mengendus keberadaan barang-barang terlarang yang disembunyikan warga binaan di lapas itu.

“Kegiatan menyisiran blok dalam lapas sebagai salah satu sinergitas TNI, Polri, Lapas, dan BNN untuk menciptakan situasi kondusif di dalam lapas menjelang Hari Raya Nyepi  dan Pemilu 2019 agar aman damai, dan sejuk,” ujarnya.

Dari sweeping itu, petugas berhasil menyita sejumlah barang terlarang berada dalam lapas. Di antaranya barang-barang elektronik seperti handphone, televisi, power bank, dan DVD Player. Ditemukan juga sejumlah gunting, obeng, palu, alat hisap sabu (bong) hingga buku tabungan. Selain itu, petugas juga memeriksa areal lainnya seperti tempat ibadah, klinik, dan dapur.

Sementara Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Bali Slamet Prihantoro meminta Kepala Lapas Kerobokan menindak-lanjuti penemuan alat hisap sabu (bong) di lapas tersebut. “Ini menjadi catatan. Kita minta bantuan aparat kepolisian untuk menindak-lanjuti temuan bong ini,” ujarnya.  (val)