Laju Inflasi di Bali Masih Aman Menjelang Libur Lebaran

oleh
Kondisi dan harga pangan di Bali menjelang Lebaran masih tergolong aman dan stabil. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI IGA Rai Wirajaya mengatakan laju inflasi di Bali menjelang Libur Lebaran 2019 dalam keadaan aman. Dia berharap kondisi seperti ini dapat terus dijaga hingga beberapa waktu kedepan, mengingat tahun lalu perekonomian di Bali mengalami deflasi.

“Ada keseimbangan semua, sehingga demand dan supply-nya berjalan baik dan pertumbuhan ekonomi kita lihat dari kondisi global Bali ini tetap tumbuh,” ujarnya sesaat setelah pertemuan dengan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, PT Pegadaian Bali, Jasa Raharja Bali, dan seluruh jajaran perbankan di Bali, Senin (27/5/2019).

Anggota Komisioner OJK Ahmad Hidayat mengatakan pihaknya memberikan atensi terhadap kondisi likuiditas perbankan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan rupiah. OJK juga berkoordinasi dengan BI serta mengimbau sektor industri melalui forum jasa keuangan untuk menyiapkan pasokan uang tunai di jaringan kantor dan di ATM serta penambahan infrastruktur untuk top up money.

Ahmad Hidayat juga menegaskan bahwa kondisi jasa keuangan di Indonesia dalam keadaan stabil dan aman. Dia yakin sektor jasa keuangan sudah menyiapkan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri ini.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Elyanus Pangsoda menjelaskan kondisi perekonomian di Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri, dilihat secara makro years on years perekonomian Bali bertumbuh dari 5,58 persen menjadi 5,94 persen pada Maret 2019.

Dari 77 kota yang mengalami inflasi, Kota Denpasar berada pada posisi 61 dengan tingkat inflasi per April yaitu 0,26 persen.

“Kami kira angka tersebut masih dalam batas yang baik. Penyebabnya adalah pada bawang merah dan bawang putih serta kenaikan harga tiket pesawat berdampak pada kenaikan inflasi di Denpasar, Bali,” paparnya. (*)