Komunitas Bali Gelar Seni untuk Galang Dana Peduli Palu

oleh
Kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana Sulteng bertajuk “Palu Calling” akan digelar pada Minggu 7 Oktober 2018 di Laba Laba Bars, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Bali.
banner 300250

Denpasar, Suarabali.com – Duka akibat gempa Lombok belum juga usai, tapi kini belahan timur Indonesia diguncang bencana serupa, tepatnya di Palu, dan Donggala, Sulawesi Tengah. Untuk meringankan beban para korban bencana, masyarakat Bali yang tergabung dalam berbagai komunitas berencana mengadakan kegiatan penggalangan dana. Kegiatan bertajuk “Palu Calling” ini sedianya akan digelar pada Minggu 7 Oktober 2018 di Laba Laba Bars, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Bali.

Palu Calling akan diselenggarakan oleh beberapa komunitas, di antaranya Ruang Svara, JBl, Kopi LURS, Rockaholic Management dan Jeg Bali. Tujuannya untuk membantu korban bencana alam di Palu Sulawesi Tengah. “Palu Calling” juga merupakan kegiatan penggalangan dana lanjutan yang sebelumnya bernama “Lombok Calling” yang diadakan untuk membantu korban bencana di Lombok.

“Tujuan dari event ini untuk membangun empati dan simpati masyarakat untuk kegiatan amal dan sosial, khususnya untuk korban bencana di Palu Sulawesi Tengah yang setidaknya dapat meringankan beban dari para korban bencana alam,” tutur manajer Laba Laba Bars Dewa Endra Mahendra kepada Suarabali.com, Sabtu petang (6/10/2018).

Palu Calling akan dimeriahkan oleh pagelaran musik oleh beberapa grup band yang ada di Bali, juga dari luar Bali, di antaranya Hello Brother; SLSB; Erwin Saz; Alinea; D’ori; Jack & Joe; Relax; Yossy; Bad Soldier; dan Hello Microphone.

“Sebetulnya masih banyak teman-teman musisi yang ingin terlibat dalam acara ini. Namun, karena keterbatasan waktu hanya beberapa musisi saja yang bisa kami hadirkan,” terang Dewa.

Dewa berharap, masyarakat Bali bisa turut hadir memerihkan acara dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk disumbangkan kepada korban bencana di Sulawesi Tengah.(Han)