Komunitas Agus Agus Bersaudara Bali Akan Gelar Lomba Mancing

oleh
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) Dewan Agus Daerah (DAD) Bali akan merayakan HUT ke-2 pada 22 April 2018. AABI Bali akan merayakan hari jadinya itu dengan beragam kegiatan sosial dan lomba.

Ketua AABI DAD Bali Agus Nurjaman mengatakan, untuk ulang tahun kedua ini, pihaknya akan menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dan pemberian santunan kepada para penyandang difabel.

Sedangkan untuk kegiatan lomba, mereka akan mengadakan lomba mancaing dengan beragam hadiah menarik. “Untuk kegiatan lomba, panitia menyiapkan hadiah seperti sepeda motor, TV 32 inci, kulkas, dan beragam hadiah menarik lainnya,” kata Agus Nurjaman kepada suarabai.com.

Khusus kegiatan lomba, kata Agus, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Bagi yang ingin mengikuti lomba mancaing  tersebut, peserta dapa membeli tiket pendaftaran di Warung d’Dangin, Jalan Raya Abianbase No.1, Mengwi, Badung.

“Untuk informasi lebih jelasnya, dapat menghubungi via telepon ke nomor 082340830888 atau 089676015563,” tutur Agus.

AABI DAD Bali

Untuk diketahui, AABI DAD Bali mulai terbentuk pada 5 Februari 2016. Komunitas ini dinakhodai oleh Agus Nurjaman sebagai ketua, Agus Sanjaya (sekretaris), Agus Sujatmiko (bendahara), dan Agus Sanitiyo (penasehat).

“Saat ini, anggota DAD Bali yang memiliki kartu identitas anggota (KIA) sudah mencapai 100 orang. Namun, yang tergabung dalam grup facebook-nya mencapai 1.000 orang lebih,” terang Agus Nurjaman.

Agus Nurjaman menjelaskan, sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), komunitas Agus Agus Bersaudara fokus pada kegiatan-kegiatan sosial dan budaya. “Banyak manfaat yang didapatkan dalam organisasi komunitas ini. Kita menjadi punya banyak saudara,” tutur Agus Nurjaman.

Hampir setiap hari, anggota komunitas ini sering berkumpul di Sekretariat DAD Bali di Jalan Tukad Citarum, Gang FX No.1-E, Panjer, Denpasar Selatan. Di tempat inilah mereka menggodok program-program kerja yang akan diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat. “Biasanya, kami sharing pendapat, ide, gagasan di sekretariat DAD Bali, katanya.

Menyinggung momen Pilkada 2018 di Bali, Agus Nurjaman menegaskan komunitas DAD Bali tidak terlibat dalam politik praktis. Artinya, DAD Bali secara organisasi tidak mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah, baik di Pilkada kabupaten maupun Pilgub Bali.

“Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) DAD Bali, kami tidak boleh terlibat  politik praktis secara organisasi. Kami akan tetap fokus pada kegiatan-kegiatan sosila, seni, dan budaya,” tegas Agus Nurjaman. (Sir)