Kios di Banjar Subagan Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

oleh
Sejumlah polisi memeriksa kios milik Ni Ketut Pudak yang terbakar, Minggu (25/3/2018) malam. (Foto: Stw)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Hati-hati menaruh dupa sembahyang yang sudah dibakar. Sebab, jika lengah sedikit dapat menyebabkan kebakaran. Seperti yang terjadi di sebuah kios di Jalan Raya Sengkidu, Banjar Subagan, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Minggu (25/3/2018) sekitar pukul 20.42 WITA.

“Ya, kemarin malam kejadiannya. Dugaan sementara penyebab kebakaran, api berasal dari dupa sisa sembahyang,” ujar Kapolsek Manggis Kompol Ketut Sudiartha saat dikonfirmasi, Senin (26/3/2018).

Kios berukuran 6 x 7 meter yang terbakar tersebut milik Ni Ketut Pudak (75). Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Agus Wirawan yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, Agus sudah melihat adanya kobaran api dari dalam kios. Melihat kejadian tersebut, dia langsung menginformasikan kepada pemilik kios dan bertemu dengan menantu pemilik kios, Ni Kadek Minggu Wati.

Setelah mendapat imformasi tersebut, Kadek Minggu Wati langsung menuju kiosnya. Benar saja, ketika tiba di lokasi, api sudah membesar. Kadek langsung minta pertolongan ke pada warga untuk memadamkan api dan menghubungi pemadam kebakaran.

Menunggu datangnya petugas Damkar, warga mencoba memadamkan api yang kian membesar dengan menggunakan alat seadanya seperti ember yang berisi air. Ada juga yang datang membawa selang. Beberapa saat kemuddian, petugas Damkar tiba di lokasi dan berhasi memadamkan api.

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 106 juta. (Stw/Sir)